Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Regional · 11 Nov 2020 00:54 WIB

Silaturahmi, Kapolresta Minta Masukan ke MUI


					Silaturahmi, Kapolresta Minta Masukan ke MUI Perbesar

KADEMANGAN-PANTURA7.com, Hari-hari awal menjabat Kapolres Probolinggo Kota (Kapolresta), AKBP Raden Muhammad Jauhari langsung bersilaturahmi ke sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Termasuk ketika mantan Kapolsek Tanah Abang, Polda Metro Jaya itu bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo.

“Kami ingin bersilaturahmi sekaligus meminta masukan dari MUI Kota Probolinggo,” kata kapolresta saat berkunjung ke rumah Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad di Jalan Bengawan Solo, Kota Probolinggo, Selasa malam (10/11/2020).

Lulusan Akpol 2002 ini mengatakan, masalah kamtibmas tidak bisa semata-mata dengan pendekatan hukum. “Diperlukan upaya preventif dan pendekatan di luar hukum. Di sinilah peran ulama dan kiai dibutuhkan,” jelas Jauhari.

Pria kelahiran Palembang, Sumsel, 39 tahun silam itu mencontohkan, soal penambangan pasir dan batu ilegal tidak bisa langsung dijerat hukum. Soalnya sebagian penambang mengambil pasir dan batu di tanahnya sendiri, hanya saja mereka tidak mengurus izin.

“Ya solusinya mereka perlu pendampingan agar izinnya keluar, jangan langsung lokasi tambang ditutup,” terangnya.

Terbaru, perwira polisi dengan 2 melati di pundak itu mengunjungi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 yakni, RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, mendapatkan fenomena ‘gerakan massa’. Ada sejumlah kasus, massa beramai-ramai mendatangi rumah sakit untuk mengambil paksa pasien di RSUD milik Pemkab Probolinggo.

“Seolah-olah, dengan kekuatan massa, mereka bisa memaksa dan menakut-nakuti tenaga medis agar pasien bisa dibawa pulang,” cetus AKBP Jauhari.

Masalah seperti itu bisa diselesaikan di antaranya dengan melibatkan ulama yang menjadi panutan warga. Ia menceritakan ketika bertugas di Mapolsek Tanah Abang biasa menghadapi pengunjuk rasa yang berdemo di gedung DPR RI.

“Kami juga biasa bertemu dengan massa dari FPI (Front Pembela Islam) karena memang markasnya di Petamburan,” ujar dia.

AKBP Jauhari berterus terang, pertama kali bertugas di Jawa Timur di Polda Jatim. “Baru sekarang ini bisa bersilaturahmi dengan MUI, tolong kami diberi masukan sekaligus bimbingan,” harapnya.

KH Nizar mengatakan, dinamika masyarakat (Tanah Abang), Jakarta tentu berbeda jauh dengan Kota Probolinggo yang “adem ayem”. “Kondisi masyarakat di Probolinggo kondusif. MUI mewadahi semua ormas Islam. Ada lagi FKUB yang menaungi semua agama,” katanya.

“Besok kiai, kami akan silaturahmi dengan FKUB, sekarang sudah terlalu malam. Kegiatan hari ini penuh, termasuk bersilaturahmi dengan Kemenag, mengikuti acara walikota,” papar Jauhari. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher:  Efendi Muhamad


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Kabar Gembira! Ojol di Jember Bakal Terima Bonus Hari Raya

22 Maret 2025 - 12:38 WIB

Trending di Regional