Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Lingkungan · 12 Nov 2020 04:25 WIB

Elang Siberia Ditemukan Terluka di Krucil


					Elang Siberia Ditemukan Terluka di Krucil Perbesar

KRUCIL-PANTURA7.com, Seekor burung elang sikep-madu Asia atau Oriental honey buzzard (OHB) berhasil diselamatkan dari rumah seorang warga di dusun Kalimanguk, Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Karena kondisinya mengkhawatirkan satwa liar dilindungi itu kemudian dibawa menuju kandang transit Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur guna mendapatkan tindakan dan penanganan lebih lanjut, pada Rabu (11/10/2020).

Plh. Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo, Wiwin Sepiastini mengemukakan bahwa Kondisi OHB saat dievakuasi dalam keadaan lemah dan sakit sehingga perlu segera dilakukan tindakan medis oleh dokter hewan.

“Menurut informasi dari dokter yang menangani luka di dada OHB tersebut luka bekas berkelahi, dan diduga lukanya sudah lama dan dalam,” jelas Wiwin.

Ia menambahkan, penyelamatan satwa liar ini bermula dari laporan warga desa Kalianan kepada komunitas fotografer satwa liar Probolinggo (5:Am Wildlife Photography) yang kemudian berkoordinasi dengan pihaknya untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami sangat mengapresiasi adanya laporan temuan tersebut dan masyarakat yg telah melakukan penyelamatan terhadap satwa liar dilindungi. Petugas kami terbatas dan kami tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan kegiatan penyelamatan satwa,” paparnya.

Anggota komunitas 5:am_wildlifephotography, Nur Akhmad menyebut, saat ini Indonesia sedang menjadi jalur perlintasan dan persinggahan bagi banyak spesies burung yang sedang terbang bermigrasi untuk menyambung hidup. OHB adalah satu dari banyak spesies yang bisa dijumpai di saat musim migrasi.

“Fenomena unik kelompok burung yang terbang ribuan kilometer dan singgah di Indonesia, sampai saat ini juga masih bisa diamati di wilayah Probolinggo setiap tahunnya. Untuk Raptor migran asal Siberia ini selain di Krucil, kami juga sering menjumpai di kawasan mangrove Probolinggo,” ulas pria yang disapa Inung ini.

Dijelaskan Inung, banyak spesies yang menggantungkan hidupnya di alam Probolinggo. Ia menyampaikan terimakasih atas kepedulian pemerhati lingkungan dan komunitas pecinta satwa, yang turut menjaga kelestarian hutan dan burung migran tersebut.

“Sehingga fenomena ekologi yang telah berlangsung jutaan tahun lalu ini bisa terus dinikmati oleh generasi – generasi selanjutnya,” tandas pria yang juga Perangkat Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan ini. (*)


Editor : Efendi Muhamad

Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar

6 April 2025 - 14:41 WIB

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Trending di Lingkungan