Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Pemerintahan · 16 Nov 2020 16:00 WIB

Pengamanan Alun-alun Kraksaan Lemah, Pol PP – DLH Saling Tuding


					Pengamanan Alun-alun Kraksaan Lemah, Pol PP – DLH Saling Tuding Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Sejak Januari hingga November 2020, sebanyak 17 kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) terjadi di wilayah Kecamatan Kraksaan. Belasan kasus itu hanya terjadi di 2 tempat, yakni Taman SL Park Desa Sumberlele dan Alun-alun Kota Kraksaan.

Maraknya kasus pencurian di dua taman kota tersebut, membuat masyarakat berharap agar pengamanan ditingkatkan. Salah satunya dengan memasang Closed Circuit Television (CCTV) di SL Park dan Alun-alun Kota Kraksaan.

Sayang, asa warga nampaknya masih harus dipendam dalam-dalam. Sebab, beberapa instansi berwenang justru saling tuding, alih-alih memberikan solusi nyata.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pihaknya memang mendapatkan amanah untuk mengelola taman sebaik mungkin. Namun, terkait kemanan di sekitar taman, bukanlah tugasnya.

“Porsi kami adalah merawat tamannya, terkait keamanan itu tugasnya Satpol PP. Jadi misalnya kami yang melakukan pemasangan CCTV, itu tidak sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi, red) kami,” kata Dwijoko Senin (16/11/2020).

Sementara itu, Kasi penyidikan Satpol PP Kabupaten Probolinggo Budi Utomo menyebut, menjaga keamanan dan ketertiban umum memang menjadi wewenang Satpio PP. Namun hal itu bukan berarti pihaknya harus memasang CCTV.

“Kami memang bertugas menjaga keamanan, seperti melakukan patroli rutin menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sedangkan pemasangan CCTV mungkin itu ranahnya Diskominfo,” elak dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfo) Yulius Christian mengatakan, pemasangan CCTV di 2 taman tersebut masih perlu dikaji. Sebab menurutnya, tidak mudah mengubah anggaran yang sudah ada demi mengakomodir pemasangan CCTV.

“Tentunya perlu kajian lagi. Tapi yang paling penting sebetulnya adalah masyarakat itu perlu lebih berhati-hati. Jangan sampai kendaraan luput dari pengawasan, biar sama-sama aman,” imbau mantan Camat Sukapura ini.

Selanjutnya, PANTURA7.com berupaya mengkonfirmasi Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Bambang Singgih Hartadi melalui pesan singkat WhatsApp. Sayang, Bambang bungkam dan mengabaikan pesan pribadi yang sudah dibacanya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan