Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Regional · 17 Nov 2020 14:48 WIB

Proyek Jaringan Pipa SPAM Offtake Disoal, Kenapa?


					Proyek Jaringan Pipa SPAM Offtake Disoal, Kenapa? Perbesar

PASURUAN-PANTURA7.com, Proyek jaringan pipa Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Offtake yang dikerjakan oleh PT. Duta Komunikasi sepanjang 24 KM dengan nilai Rp 13 miliar, dinilai sejumlah pihak melakukan penyimpangan teknis.

Salah satunya adalah pengalihan pasir urug dengan ketebalan 10 sentimeter, yang tidak dipasang sebelum pipa di tanam. Padahal pasir urug tersebut berfungsi untuk menopang pipa transmisi dari getaran yang ditimbulkan dari tekanan air.

Menurut Manager PT. Duta Komunikasi, Ismawanto, item pasir urug yang biasa digunakan sebagai bantalan pipa transmisi memang tidak dipasang. Melainkan dialihkan untuk pengurugan bagian atas setelah pipa terpasang.

“Urukan pasir pada penanaman pipa dialihkan, memang sebelum pipa ditanam, dikasih pasir dulu. Nah ini diubah, ditanam dulu lalu dilakukan pemadatan baru dikasih pasir,” katanya kepada wartawan, Selasa (17/11/2020) siang.

Ditanya terkait tekanan air pada pipa apakah akan berdampak pada kualitas pekerjaan, Ismawanto mengatakan bahwa hal itu sudah bukan wewenangnya untuk memberikan jawaban.

“Saya tidak punya wewenang untuk menjawab. Klau mau tanya kenapa item tersebut dihilangan coba ditanyakan ke PPK (Pejabat Pembuat Komitmen, red), tugas kami hanya mengerjakan,” paparnya.

Namum ia tak mengelak bahwa dalam dokumen kontrak yang diterimanya,  ada klausul yang menyebutkan pemanfaatan item pasir urug sebagai bantalan transmisi. “Tetapi dalam pelaksanaannya dialihkan ke bagian atas,” ujar dia.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Air Bersih dan Limbah Lingkungan di Dinas Perumahan dan Pengawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Ichwan Hadi yang juga sebagai menjadi PPK belum bisa dimintai konfirmasi.

Diketahui, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) satu kepada PT Duta Komunikasi.

Pemberian SP satu ini, karena progres pengerjaan proyek jaringan pipa SPAM Offtake dianggap.tidak sesuai target dalam pengerjaan proyek jaringan pipa di Kecamatan Rembang.

Progres dari proyek senilai Rp 13 miliar ini, masih sekitar 20%, sejak di lakukan penandatanganan kontrak kerja. Seharusnya proyek ini sudah mencapai 55 % sesuai target awal. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Kabar Gembira! Ojol di Jember Bakal Terima Bonus Hari Raya

22 Maret 2025 - 12:38 WIB

Trending di Regional