Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Regional · 25 Nov 2020 11:31 WIB

Anggaran Proyek Irigasi di Gempol Terserap 50 Persen, Sisanya Kemana?


					Anggaran Proyek Irigasi di Gempol Terserap 50 Persen, Sisanya Kemana? Perbesar

GEMPOL-PANTURA7.com, Dinas PU Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan tahun 2020 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk normalisasi jaringan irigasi di wilayah Kecamatan Gempol.

Namun dana ratusan juta untuk pengerjaan proyek pengerukan sedimentasi di tiga titik yang berada di wilayah Kecamatan Gempol, hanya menghabiskan separuh anggaran, yakni Rp 100 juta.

Proyek irigasi di Desa Kepulungan sepanjang 375 meter, irigasi Dusun Besuki Desa Kejapanan sepanjang 1300 meter dan irigasi Dusun Sumberingin Desa Sumbersuko sepanjang 815 meter, menelan dana Rp 100 juta.

Awalnya, sisa pagu dana normalisasi jaringan irigasi sebesr Rp 100 juta itu dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda). Namun karena terkendala lokasi, akhirnya dana dialihkan untuk normalisasi jaringan irigasi Kebonsari sepanjang lebih kurang 800 meter di Dusun Gempol Baru, Desa Gempol.

Pemilihan lokasi tersebut oleh Dinas Pengairan dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, karena saat musim penghujan ratusan rumah penduduk selalu digenangi banjir dengan ketinggian 20-30 meter.

Menurut Kabid OP Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang, Imam Wahyudi, banjir selalu menerjang kawasan itu karenna saluran air tidak berfungsi dengan baik. Selain dipenuhi endapan lumpur, juga rimbun alang-alang.

“Untuk penanganan normalisasi tambahan di sana, kita tetap menggunakan tenaga manual karena lokasinya sulit di jangkau alat berat dan berada di pemukiman dapat penduduk, “ jelas Imam, Rabu (25/11/2020).

Imam menambahkan, penanganan normalisasi mulai di lakukan hari ini. Ia menargetkan, pengerukan dan pembersihan alang-alang yang menyumbat saluran irigasi tersebut tuntas dalam dua pekan kedepan.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan tidak ada hujan deras sehingga tidak mengganggu pengerjaan di sana,” tambahnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Kabar Gembira! Ojol di Jember Bakal Terima Bonus Hari Raya

22 Maret 2025 - 12:38 WIB

Trending di Regional