Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Wisata · 23 Des 2020 07:31 WIB

Asyik! Ada Hiu Tutul di Pantai Bohay Paiton


					Asyik! Ada Hiu Tutul di Pantai Bohay Paiton Perbesar

PAITON-PANTURA7.com, Kawanan hiu tutul atau ‘Whale Shark’ muncul di perairan Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kemunculan satwa langka tersebut diperkirakan sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

Kemunculan hiu tutul itu sontak membuat para pengunjung Wisata Pantai Binor Harmony (Bohay) Paiton penasaran. Tak sedikit wisawatan yang berkunjung ke Pantai Bohay berlayar hingga ke tengah kaut karena penasaran dengan kemunculan pemburu plankton itu.

Ketua Komunitas Aktivis Lingkungan Binor Green Community (BGC) Anton Sumarsono mengatakan, ada sekitar 5 ekor hiu yang terlihat muncul di perairan Pantai Bohay. Ia menilai, kemunculan satwa itu tak terlepas karena datangnya musim hujan.

“Setahun sekali (munculnya), dan sekarang ada lima ekor. Seperti biasanya, kemunculannya tidak membahayakan para pengunjung yang ingin melihat dari jarak dekat, karena mereka muncul untuk memburu plankton,” kata Anton, Rabu (23/12/2020).

Kemunculan satwa bernama latin ‘Rhincodon typus’ itu, menurut Sonny, sapaan akrab Anton, tidak menentu. Terkadang muncul pagi hari, namun kadangkala nampak berenang santai saat sore hari sembari menghirup udara.

“Baik anakan atau induk kalau hiu tutul seperti ini tidak terlalu aktif (bergerak). Karena kedatangan mereka kesini hanya mencari makanan saja, kemungkinannya jumlah plankton disini lebih banyak,” ungkap Sonny.

Sementara itu, salah satu pengunjung Pantai Bohay, Veni (26) mengaku sangat puas bisa melihat mamalia langka tersebut dari jarak dekat. Dikatakannya, pengalaman itu baru pertama kali ia alami.

“Semoga bisa melihat lagi kedepannya dengan jumlah yang lebih banyak, biar makin puas dan seru. Salam lestari,” tutup perempuan asal Kota Bandung ini. (*)


Editor: Efendi Muhamad
Publisher: A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

4 April 2025 - 21:19 WIB

Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

4 April 2025 - 13:39 WIB

Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga

3 April 2025 - 20:02 WIB

Libur Lebaran, Jasa Penitipan Kucing di Kota Probolinggo Laris Manis

2 April 2025 - 13:04 WIB

Empat Keistimewaan The Bentar Beach, yang Wajib Dinikmati saat Libur Panjang Lebaran

2 April 2025 - 12:55 WIB

Liburan di Kali Pinusan Pilihan Tepat Bersantai Bersama Keluarga

2 April 2025 - 12:35 WIB

Nyepi hingga Idul Fitri, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup

30 Maret 2025 - 15:09 WIB

Wisata Bromo Diminta Tetap Buka Saat Idul Fitri, Gus Haris Turun Tangan

27 Maret 2025 - 03:47 WIB

Hari Ini Dibuka, Istilahnya Bukan Lagi Grojogan Sewu, tapi Tumpak Sewu yang Dikenal Mancanegara

14 Maret 2025 - 12:26 WIB

Trending di Wisata