Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 2 Jan 2021 13:33 WIB

Pemuda Penghina Satgas Covid-19 ‘Mewek’ Usai Ditangkap, ini Peran Ketiganya


					Pemuda Penghina Satgas Covid-19  ‘Mewek’ Usai Ditangkap, ini Peran Ketiganya Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Tim Cyber Crime Satreskrim Polres Probolinggo Kota, menciduk tiga orang pemuda yang dianggap menghina petugas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 kota setempat. Usai ditangkap, ketiganya kompak ‘mewek’.

Ketiga pelaku masing-masing adalah Julio Diki Fernanda (19) warga Jl. Kapiten Pattimura No. 37 RW/001 RW/008 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Lalu Muhammad Sholeh Efendi (20) asal Jl. Mayjen Haryono Gang V No. 17 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.

Pelaku terakhir adalah Oko Putra Suastiko (24), warga Jl. Gubernur Suryo No. 33 RT/002 RW/006, Kelurahan / Kecamatan Kanigaran. Mereka ditangkap polisi, Jum’at (01/01/21) malam.

Ketiganya punya peran berbeda. Oko putra merupakan pelaku yang merekam video yang kemudian disebar oleh Diki. Sementara Sholeh, terlibat dalam pengucapan kata-kata kotor kepada petugas.

Di hadapan penyidik, mereka mengaku menyesal dan kompak menyatakan permintaan maaf. Sambil menangis, mereka juga berjanji tak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

“Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya, karena saya khilaf menghina petugas. Kepada pemerintah kota,TNI, kepolisian, Satpol dan semuanya, saya meminta maaf,” kata Oko Putra Suastiko.

“Saya meminta maaf atas perbuatan saya. Saya salah, saya menyesal, saya meminta kepada semuanya (petugas Covid-19),” tutur Diki Fernanda seraya terisak.

“Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan saya, terutama kepada orang tua saya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya,” janji Muhamad Sholeh.

Hingga Sabtu (02/01/2021) sore, ketiganya ditahan dalam sel tahanan Polres Probolinggo Kota, guna kepentingan penyelidikan. “Masih diperiksa,” jelas Kanit IV Satreskrim Polres Probolinggo, Iptu Joko.

Sebagaimana diketahui, video berdurasi 21 detik dengan suara ‘Perkumpulan orang tolol. Lewat orang tolol-tolol lewat,’ viral di media sosial sejak sehari terakhir.
 
Video itu diambil saat malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2020) yang ditujukan kepada petugas gabungan Satgas Covid-19 Kota Probolinggo yang tengah melintas. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal