Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Peristiwa · 11 Jan 2021 16:01 WIB

Jadi Tunanetra, Wanita ini Pilih Gantung Diri


					Jadi Tunanetra, Wanita ini Pilih Gantung Diri Perbesar

LUMBANG-PANTURA7.com, Seorang perempuan paruh baya di Dusun Watugilang, RT 04 RW 05, Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, ditemukan gantung diri di dalam rumahnya, Senin (11/01/2021).

Menurut Kapolsek Lumbang, AKP Nanang Abidin, korban diketahui bernama Sikarti alias Mbok Arsini (67). Jasad korban ditemukan pertama kali oleh cucu korban, Ponasim (30) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, Ponasim datang kerumah korban sepulangnya dari kerja. Setiap hari, Ponasim lah yang merawat korban sejak ia mengalami gangguan penglihatan beberapa tahun terakhir.

“Saat tiba di rumah korban, semua pintu tertutup rapat. Kemudian Ponasim mendobrak pintu bagian depan,” kata Kapolsek.

Setelah masuk, Ponasim kaget mendapati korban sudah dalam posisi tergelantung di tiang bambu rak penyimpanan barang diatas tempat tidur. Melihat neneknya gantung diri, Ponasim keluar rumah dan meminta bantuan warga.

“Saksi kemudian melapor kepada kepala dusun, yang di teruskan kepada kami. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” urai Kapolsek.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim INAFIS Polres Pasuruan dan Unit Reskrim Polsek Lumbang, tidak ditemukan luka pada tubuh korban. “Juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” Kapolsek menegaskan.

Menurut Ponasim, sehari sebelumnya sekitar pukul 16.00 WIB, korban sempat mengeluh dan merasa kasihan kepada dirinya. Tetapi tidak dijelaskan alasan korban mengeluh dan iba kepada cucunya.

“Sempat bilang kasihan kepada saya, tapi tidak tahu alasannya,” tandas Ponasim.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun keluarga tidak bersedia jasad korban divisum yang dibuktikan dengan surat pernyataan. (*)


Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa