Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

Berita Pantura · 29 Jan 2021 06:33 WIB

Dua Tiang Listrik di Paiton Roboh, Jalan Desa Terhalang


					Dua Tiang Listrik di Paiton Roboh, Jalan Desa Terhalang Perbesar

PAITON-PANTURA7.com, Hujan dengan intensitas sedang-tinggi Kamis (28/1/2021) sore hingga malam kemarin tak hanya mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo terendam banjir. Hujan juga berakibat robohnya tiang listrik sehingga jaringan listrik PLN padam.

Dua tiang listrik di Desa/Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo roboh akibat tertimpa pohon bambu yang roboh. Dampaknya, aliran listrik di wilayah sekitar terganggu.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kraksaan, Hendy Pranata mengatakan, dua tiang listrik roboh di satu lokasi. Ia memperkirakan, kedua tiang itu roboh pada malam hari.

“Dua tiang listrik yang roboh itu memang bersebelahan di satu lokasi. Saat ini kami melokalisir untuk sementara agar padamnya tidak menyeluruh ke desa lainnya. Jadi hanya rumah di sekitar lokasi saja yang padam,” kata Hendy, Jumat (29/1/2021).

PLN masih mempersiapkan teknis untuk perbaikan dan normalisasi jaringan. Tiang listrik yang roboh juga mengenai tembok warga dan membuat akses jalan desa terhambat.

“Yang pasti rumah warga sekitar robohnya tiang listrik, padam. Jumlahnya belum diketahui karena kami masih fokus ke perbaikan dulu,” ungkap pria asal Bangkalan, Madura itu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Hasan, seorang warga di sekitar lokasi mengatakan, robohnya pohon bambu kemudian menimpa dua tiang listrik tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Hal itu diketahui setelah listrik warga sekitar padam.

“Sekitar jam 11 malam robohnya kemudian padam sampai sekarang. Untungnya tidak ada korban jiwa karena memang sepi dan tiang listrik roboh sampai menutup akses jalan desa lalu mengenai tembok di sini. Jadi kalau ada yang lewat sini kami arahkan untuk putar,” tutur Hasan. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura