Menu

Mode Gelap
Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

Sosial · 5 Feb 2021 11:46 WIB

Gubernur Khofifah Santuni Keluarga Korban Banjir Bandang Gempol


					Gubernur Khofifah Santuni Keluarga Korban Banjir Bandang Gempol Perbesar

GEMPOL-PANTURA7.com, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, takziah kepada keluarga korban banjir bandang di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (5/2/2021) pagi. Selain itu, Khofifah meninjau rumah warga yang terdampak banjir.

Kepada keluarga korban meninggal, Sri Susminanti (60) dan Nanda Zeni Sekar Arum (19), warga Dusun Genukwatu Desa Kepulungan, Khofifah memberikan santunan. Santunan itu diterima Fitria, anak almarhumah Sri Susminanti sekaligus ibu dari Nanda Zeni Akar Arum.

“Pertama, tentu kita ikut belasungkawa atas meninggalnya dua warga di sini. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban yang hanyut akibat banjir yang terjadi,” kata Khofifah.

Ketua PP Muslimat NU ini menambahkan, ia juga mendoakan agar kedua korban yang meninggal dunia mendapat ampunan dari Allah atas segala khilaf serta diterima semua amal ibadahnya.

“Mudah-mudahan kedua beliau yang sudah dipanggil keharibaan Allah, semua amal ibadahnya diterima oleh Allah dan khilafnya diampuni Allah, mudah mudahan beliau husnul khatimah,” tuturnya.

Khofifah berharap, keluarga korban yang ditinggalkan tabah dan ikhlas dengan cobaan yang dialami. “Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kesabaran, keihklasan, dan ketabahan,” harap Gubernur.

Pasca bencana itu, Khofifah berjanji akan melakukan proses recovery pasca-bencana. Menurutnya, langkah itu penting untuk memberikan penanganan trauma bagi korban terdampak bencana.

“Selain tanggap bencana, ada proses recovery, kita akan koordinasi dengan pak Bupati untuk psychological recovery. Itu penting karena mungkin ada trauma trauma yang dialami oleh korban,” tandasnya.

Sekedar informasi, banjir bandang menerjang pemukiman warga Dusun Genukwatu, Desa Kepulungan, Rabu (3/2/2021) petang. Musibah itu merenggut nyawa Sri Susminanti dan cucunya Nanda Zeni Sekar Arum.

Selain itu, banjir akibat luapan Sungai Kambeng itu merusak sedikitnya 32 rumah permanen milik warga, 8 rumah diantaranya rata dengan tanah. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Empat Pos Pengamanan dan 300 Aparat Siap Amankan Lebaran di Kota Probolinggo

28 Maret 2025 - 17:37 WIB

Trending di Sosial