Menu

Mode Gelap
Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2)

Peristiwa · 17 Feb 2021 12:04 WIB

Hidup Kekurangan, Buruh Tani di Tiris Gantung Diri


					Hidup Kekurangan, Buruh Tani di Tiris Gantung Diri Perbesar

TIRIS-PANTURA7.com, Entah apa yang ada dipikiran Sipul (30) warga Dusun Kramat, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Ia memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (17/2/2021).

Informasi yang diperoleh, buruh tani tersebut diketahui gantung diri di kandang sapinya sekitar pukul 9.00 WIB. Saat itu, Susmita istri korban mendatangi kandang sapi di belakang rumahnya kemudian dikagetkan ketika melihat suaminya sudah menggantung.

Kapolsek Tiris, Iptu Agus Supriyanto mengatakan, usai melihat Sipul dalam keadaan menggantung dengan seikat tali di kandang sapi, Susmita pun panik dan berusaha melepas ikatan tali tersebut lalu keluar untuk mencari pertolongan.

“Setelah mengetahui ada warga gantung diri, pemerintah desa setempat menghubungi pihak kepolisian. Mendapatkan laporan itu, kami langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata kapolsek saat dikonfirmasi via selular.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut kapolsek, pihak kepolisian dan puskesmas setempat tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Hanya saja, kata dia, di leher korban terdapat luka lebam bekas tali yang digunakan untuk bunuh diri.

“Saat kami datang ke lokasi, posisi korban sudah terbaring di rumahnya dengan seikat tali yang masih melekat. Dari pihak keluarga sendiri sudah membuat pernyataan dan menolak untuk diautopsi,” ungkap mantan KBO Satlantas Polres Probolinggo ini.

Dari keterangan keluarga, sambung kapolsek, korban diketahui tidak memiliki masalah dengan siapa pun. “Korban mengalami tekanan ekonomi, karena hidupnya serba kekurangan,” tutup kapolsek. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa