Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 28 Feb 2021 09:06 WIB

Ratusan KK di Gending Dilanda Banjir Kiriman


					Ratusan KK di Gending Dilanda Banjir Kiriman Perbesar

GENDING-PANTURA7.com, Sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Sekolahan, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo dilanda banjir kiriman, Minggu (28/2/2021) pagi. Minggu siang genangan banjir sudah berangsur-angsur surut.

Kepala Dusun (Kasun) Sekolahan, Desa Pajurangan, Edi Priyono mengatakan, air masuk ke permukiman warga sekitar pukul 6.00 WIB. Banjir berasal dari luapan Sungai Banyubiru di belahan timur dusun.

“Kalau hujan tadi malam tidak terlalu deras, banjir datang pagi hari karena memang kondisi Sungai Banyubiru meluap, apalagi di sisi sebelah timur sungai tidak ada tangkis penahanan sehingga meluap ke sawah lalu sampai ke rumah warga,” kata Edi.

Setiap musim hujan, lanjut Edi, Dusun Sekolahan memang menjadi langganan banjir jika sungai meluap. Warga sekitar menginginkan pembangunan Tangkis Penahan Tanah (TPT) di sebelah timur sungai.

“Kalau sebelah barat sudah ada TPT-nya, meskipun tidak seluruh sisi, sehingga jika debit sungai tinggi meluapnya tidak parah. Yang parah di sebelah timut sungai lalu ke pemukiman. Kalau tidak ada TPT jelas setiap musim hujan akan banjir,” ungkapnya.

DILANDA BANJIR : Sungai Banyubiru yang terletak di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Akibat tidak adanya penangkis, air sungai meluap hingga ke pemukiman warga. (Foto : Moh. Ahsan Faradisi).

Sementara itu, Camat Gending, Deny Kartika Sari menyampaikan, banjir yang terjadi di Dusun Sekolahan merupakan kiriman dari beberapa daerah, seperti Kecamatan Leces, Banyuanyar dan Tegalsiwalan yang mengalir ke Sungai Banyubiru.

“Maka dari itu kami hanya bisa mengupayakan untuk pembangunan TPT di sebelah timur sungai dengan tentu berkoordinasi dulu bersama pihak pengairan. Jadi kami harap warga meningkatkan kewaspadaan dulu,” ujar Deny saat ditemui di lokasi.

Terpisah, Kepala UPT Sumber Daya Alam Dinas Pekrjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Mulyono mengatakan, untuk sementara pihaknya sudah menerima keluhan masyarakat sekitar lokasi banjir dan berkoordinasi dengan pimpinannya.

“Kami memang mulai tadi melam mengecek aliran sungai di beberapa kecamatan. Untuk di Sungai Banyubiru yang meminta pembangunan TPT ini akan kami koordinasikan dulu, karena ini masuk wilayah kerja provinsi,” ungkap Mulyono. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa