Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Gaya Hidup · 6 Mar 2021 10:19 WIB

Jangan Lukai Umat dengan Legalisasi Miras


					Jangan Lukai Umat dengan Legalisasi Miras Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang akhirnya mencabut soal Investasi Miras dalam Perpres 10/2021. Hal itu menunjukkan presiden mau mendengarkan masukan dari para ulama yang bernaung di MUI.

“Saya sempat diberi tahu KH Miftahul Ahyar, Ketua Umum MUI pusat yang hendak rapat untuk menyatakan sikap soal legalisasi miras kepada Presiden Jokowi,” kata Ketua MUI Jatim, KH Syafrudin Syarif saat pengukuhan pengurus MUI Kota Probolinggo masa khidmat 2020-2025 di Pesantren Raudlatul Muttaqin, Jalan Sukun, Kota Probolinggo, Sabtu (6/3/2021).

Intinya, kata KH Syafrudin, MUI pusat ingin mengingatkan presiden, jangan sampai membikin masyarakat ini mabuk. Soalnya, meskipun pabrik miras didirikan di NTT, Papua, dan Bali penyebaran miras akan merembet ke mana-mana di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, presiden menyadari kesalahan kemudian mencabut soal investasi miras dalam Perpres 10/2021 itu,” kata KH Syafrudin. Bahkan dikatakan akan lebih elok lagi kalau Presiden Jokowi juga mau mencabut perpres serupa tahun 2013.

Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu menegaskan, miras adalah sumber segala kejahatan. “Polisi saja kalau mabuk, bisa menembak tiga orang hingga tewas seperti diberitakan baru-baru ini,” katanya.

KH Syafrudin juga menceritakan dampak miras terhadap seorang alim, Kiai Barseso dalam Kitab Tanbighul Ghafilin. “Saat Kiai Barseso mabuk miras, dia memperkosa perempuan dan membunuh suami perempuan itu,” uajrnya.

Menyinggung tema pengukuhan pengurus MUI, Mengokohkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathoniyah Menuju Indonesia Sehat, KH Syafrudin menyentil ukhuwah di negeri ini yang terkadang terganggu. “Masih ada yang mengatasnamakan Islam tetapi ajarannya melenceng dari Islam,” katanya.

Soal kesehatan di masa pandemi, pengurus MUI mulai di pusat hingga daerah, telah menjadi teladan dengan bersedia menjalani vaksinasi. “Mudah-mudahan dengan vaksinasi Covid-19, semua sehat wa afiat,” katanya.

Masih terkait ukhuwah Islamiyah, Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad yang baru dikukuhkan juga menyorotinya. “Agar tercipta ukhuwah Islamiyah, jangan ada lagi khutbah Jumat yang khatibnya mengatakan, tahlil haram, talqin haram, poligami sesat. Poligami bukan bid’ah tetapi sunnah Nabi,” ujarnya.

Kiai penggemar berat kopi hitam itu juga mengapresiasi, pencabutan investasi miras dalam Perpres 10/2021. “Lha wong ketika Perpres 10/2021 belum ada saja, ribuan miras sudah beredar di Probolinggo, apalagi kalau sampai dilegalkan,” katanya.

KH Nizar kemudian mengemukakan, prinsip dalam hubungan sesama manusia yakni, la dlarara wala dlirara. “Jangan menyakiti dan jangan ada yang disakiti. Kalau sampai miras dilegalkan, tentu umat ini disakiti,” ujarnya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

3 April 2025 - 18:17 WIB

Bisnis Menggiurkan! Budidaya Ikan Kerapu Keramba Menjamur di Pulau Gili Ketapang

15 Februari 2025 - 20:17 WIB

Bukan Pencitraan, Sebelum Nakhodai DPRD Lumajang, Hobinya Makan Bersama

30 Januari 2025 - 19:10 WIB

Kreatif! Warga Kanigaran Kota Probolinggo Sulap Anggur jadi Aneka Minuman Nikmat

14 Desember 2024 - 19:49 WIB

Xuping, Perhiasan Emas Imitasi yang Kini Digandrungi Warga Kota Probolinggo

26 Oktober 2024 - 12:37 WIB

Pangkas Rambut Tradisional di Kota Probolinggo Masih Bertahan Ditengah Gempuran Barbershop

8 Oktober 2024 - 18:25 WIB

Kreatif! Warga Ketapang Kota Probolinggo Sulap Galon Bekas jadi Hiasan Bunga Estetik

28 September 2024 - 15:55 WIB

Menabung Lima Tahun, Pasutri Ini Beli Motor dengan Uang Koin

21 Agustus 2024 - 19:58 WIB

Jazz Gunung Bromo 2024, Elfa’s Singers hingga Ndaru Ndarboy Hangatkan Penonton dalam Balutan Bediding Bromo

20 Juli 2024 - 15:27 WIB

Trending di Gaya Hidup