Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 9 Mar 2021 11:52 WIB

Puluhan Banner dan Reklame di Jalur Pantura Dicopot


					Puluhan Banner dan Reklame di Jalur Pantura Dicopot Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Probolinggo menertibkan puluhan banner di pinggiran jalur pantura, Selasa (9/3/2021) siang. Titik sasarannya, dimulai dari Kecamatan Tongas hingga Paiton.

Kasi Penyidikan dan Penindakan (Dikdak) Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Budi Utomo mengatakan, puluhan banner dan papan reklame menjadi sasaran anggotanya. Alasannya, selain dinilai merusak pemandangan juga tidak memiliki izin pemasangan.

“Biar tidak mengganggu pengguna jalan pastinya, terlebih banner dan reklame yang kami tertibkan itu tidak berizin dan hampir rata-rata yang terpasang di pinggir jalan jalur pantura itu. Karena memang tidak berizin atau bisa menggangu pemandangan ya kami tertibkan,” kata Budi.

Penertiban banner maupun reklame tak berizin itu, lanjut Budi, rencananya tidak hanya di daerah jalur pantura. Penertiban juga akan di semua wilayah di Kabupaten Probolinggo.

“Ya sesuai perintah dari atasan, penertibannya akan dilakukan di 24 kecamatan. Namun yang pertama kami sisir adalah wilayah Kecamatan Pajarakan, Kraksaan, dan Paiton, baru setelah itu dilanjutkan ke tempat-tempat lain,” ungkap Budi.

Menurut mantan PJ Kades Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran ini, pihaknya memang sengaja melakukan penyisiran awal di tiga wilayah tersebut. Sebab, lalu lalang kendaraan yang cukup ramai. Kemudian berlanjut ke jalan di Kecamatan Pajarakan sampai Tongas.

“Setelah tiga wilayah ini, selanjutnya kami akan fokus ke kecamatan-kecamatan di jalur pantura bagian barat sampai ke Tongas. Biar tidak mengganggu para pengendara,” tutup dia saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura