Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 11 Mar 2021 15:16 WIB

Netizen ini Sebut Banjir Dringu Disebabkan Maraknya Tindakan Asusila


					Netizen ini Sebut Banjir Dringu Disebabkan Maraknya Tindakan Asusila Perbesar

DRINGU-PANTURA7.com, Ditengah musibah banjir yang menerjang pemukiman warga di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, perilaku tak pantas tiba-tiba menguap ke publik. Seorang pegiat media sosial (Netizen) menyebut banjir yang terjadi di Dringu merupakan azab.

Ungkapan tak terpuji itu diungkapkan netizen dengan nama akun facebook (FB) ‘Fahrul Ngerawet Fahrul’. Dalam kolom komentar, ia mengatakan bahwa banjir yang melanda Kecamatan Dringu selama 4 hari berturut-turut disebabkan banyaknya warga berbuat maksiat.

Dengan menandai akun bernama ‘Tatik Andis’, ia menulis ‘Dek kene anti banjir, kebanyak,an zina daerah sana, makanya sungainya banjir, delok dek kene anti banjir,’.

Sontak saja komentar akun dengan foto profil seorang remaja pria yang memakai kaos berkerah warna biru langit itu, memantik reaksi netizen lainnya. Warganet mengecam komentar ‘Fahrul Ngerawet Fahrul’.

Di grup INFO MASYARAKAT PROBOLINGGO, akun bernama ‘Rey Santjoko’ meminta akun ‘Fahrul Ngerawet Fahrul’ memberikan klarifikasi.

“Ditunggu iktikad baiknya .. Sebelum warga Dringu bener2 kesel sama anda.. Colek Polsek Dringu. Monggo pak kondisikan orang kayak gini. Nanti dah tertangkap nangis2 minta maaf..” tulisnya..

Menanggapi kekisruhan di media sosial itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso mengaku belum mengetahui. Oleh karenanya, kata Rizky, kepolisian belum bisa melakukan langkah hukum.

“Kalau seperti itu tergantung juga, masuk (Pelanggaran ITE) atau tidak. Tapi sampai saat ini kami masih belum monitor,” ungkap Rizki. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal