Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 11 Mar 2021 08:17 WIB

Rumah Tergerus Banjir, Warga Dringu Pasrah


					Rumah Tergerus Banjir, Warga Dringu Pasrah Perbesar

DRINGU-PANTURA7.com, Pemasangan tanggul dan normalisasi Sungai Kedunggaleng, diharapkan warga bisa menjadi solusi untuk mengatasi banjir yang menerjang dua desa di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Namun harapan warga bak api jauh dari panggang.

Salah satu warga di Dusun Satriyan, Desa Kedungdalem, Eko Purwanto (54) mengaku pasrah jika rumahnya yang tepat berada di pinggiran Sungai Kedunggaleng, ambrol saat banjir susulan datang.

Saat ini, sambung Eko, rumahnya menggantung tepat di bantaran sungai. Jika air sungai kembali meluap deras, dipastikan dapur dan kandang miliknya hangus terbawa arus.

“Ya pasrah sudah, mau gimana lagi. Mau dipasang tanggul sendiri saya tidak punya dana,” kata Eko ditemui di rumahnya, Kamis (11/3/21).

Untuk tempat tinggal sementara, menurut Eko, ia dan keluarganya berencana mengungsi ke rumah mertuanya di Desa Kedungdalem. Lokasi itu, jelasnya, sejauh ini aman dari banjir karena jauh daridari bantaran sungai.

“Takut tinggal di rumah, kalau banjir susulan bisa-bisa ambrol. Lagian kalau tetap tinggal di rumah, mau tidur dimana? Barang-barang di rumah banyak yang rusak, kasur tidak bisa digunakan,” papar dia.

Ia berharap, normalisasi sungai dan pemasangan tanggul di bantaran Sungai Kedunggaleng segera dilakukan untuk mengatasi banjir. “Kalau sungai tidak dikeruk, ya percuma, banjir lagi nanti,” harap dia.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Sugeng S Yoga mengatakan, sebagai solusi sementara pihak telah memasang sand bag (karung pasir) di sejumlah titik yang menjadi aliran luapan sungai.

“Kita sudah memasang sand bag di bantaran sungai sebagai solusi sementara. Untuk solusi jangka panjang pemasangan tanggul dan normalisasi sungai, masih kita koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” terang Sugeng. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa