Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Pemerintahan · 17 Mar 2021 13:31 WIB

Puluhan PKL di Jalur Pantura Kota Kraksaan Direlokasi


					Puluhan PKL di Jalur Pantura Kota Kraksaan Direlokasi Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo merelokasi puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang bahu jalan jalur pantura Kota Kraksaan, Rabu (17/3/2021).

Puluhan PKL selain dinilai mengganggu ketertiban umum dan keselamatan mereka terancam (rawan kecelakaan lalu lintas). Para PKL itu kemudian dipindahkan ke pasar Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Mashudi mengatakan, relokasi PKL ini untuk menertibkan para pedagang yang sering mangkal di sepanjang Jl. Raya Kota Kraksaan.

“Kami relokasi ke Pasar Kebonagung Kecamatan Kraksaan, agar kumpul jadi satu di sana semua. Mereka juga seringkali kami peringatkan, tetapi tetap saja tidak didengarkan, sehingga kami relokasi langsung,” kata Mashudi.

Dikatakan Mashudi, sebanyak 22 PKL yang direlokasi ke Pasar Kebonagung. Seluruhnya berjualan dengan kendaraan roda dua dan empat dengan macam-macam jualannya.

“Ada pedangan helm, bunga-bunga dari plastik dan yang paling banyak itu pedagang buah malah hampir rata-rata berjualan buah. Semua diarahkan ke pasar Kebonagung dan kumpul jadi satu,” ungkap dia.

Untuk memastikan mereka tidak kembali berjualan di bahu jalan, Mashudi mengaku, akan terus menertibkan para PKL yang masih nekat menggelar dagangannya di sepanjang jalan Kota Kraksaan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang, agar dapat berjualan di tempat yang sudah ditentukan. Karena akan kami pantau setiap hari. Kalau ada yang nakal akan kami gerek ke pasar langsung,” tutup Mashudi. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan