Menu

Mode Gelap
Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

Pemerintahan · 30 Mar 2021 13:27 WIB

Jelang Paskah, Pengamanan Gereja di Sidoarjo Diperketat


					Jelang Paskah, Pengamanan Gereja di Sidoarjo Diperketat Perbesar

SIDOARJO,- Antisipasi tindakan teror pasca ledakan bom di Gereja Katedral Makasar Minggu (28/3/21) lalu, pengamanan sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Sidoarjo diperketat. Pengetatan pengamanan seiring Hari Suci Paskah, yang dirayakan umat kristiani.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, pengetatan pengamanan aktif berlaku mulai Kamis (1/4/2021) hingga Minggu (4/4/2021). Langkah itu diambil guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Paskah 2021.

Dikatakan Kapolresta, sejumlah personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, Banser dan ormas lainnya dilibatkan dan disebar di berbagai gereja dan titik rawan wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Tidak hanya dari Polresta Sidoarjo dan jajaran, untuk menjamin rasa aman serta nyaman masyarakat dalam merayakan Hari Suci Paskah. Pengamanan ketat juga akan melibatkan TNI, Satpol PP, Banser dan ormas lainnya,” ujar Kapolresta, Selasa (30/3/2021).

Upaya pengamanan Paskah 2021 di Kabupaten Sidoarjo, tambah Kapolresta, juga akan dilengkapi sterilisasi gereja-gereja oleh tim Jihandak Brimob Polda Jatim.

Bahkan, sambungnya, Forkopimda Sidoarjo dalam kesempatan ini telah berkordinasi dengan pihak pengurus gereja, mengenai adanya penyekatan di ruas jalan raya akses menuju lokasi gereja.

“Hanya jemaat gereja saat Hari Suci Paskah nanti yang akan diperbolehkan lewat, sementara yang tidak berkepentingan ke gereja akan kita alihkan,” imbuh Kombes Sumardji.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menghimbau masyarakat tetap tenang. Menurutnya, masyarakat harus percaya kepada TNI-Polri serta unsur lainnya, yang telah melakukan berbagai persiapan maupun skenario pola pengamanan.

“Jangan takut akan ancaman teror, karena aparat keamanan telah menjamin pengamanan secara maksimal. Silahkan ibadah dengan aman, nyaman dan tetap patuhi protokol kesehatan,” pesan Bupati. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan