Menu

Mode Gelap
Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Hukum & Kriminal · 2 Apr 2021 13:54 WIB

Marak Teror, Jum’at Agung Umat Kristiani Kota Probolinggo Tetap Khidmat


					Marak Teror, Jum’at Agung Umat Kristiani Kota Probolinggo Tetap Khidmat Perbesar

MAYANGAN,- Ditengah ancaman teror bom, peribadatan Jum’at Agung umat kristiani di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat ( GPIB) Immanuel Kota Probolinggo, Jum’at (2/4/21) tetap khidmad. Warga tak terpengaruh dengan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makasar, beberapa waktu lalu.

Pantauan PANTURA7.com, sebelum peribadatan dimulai sekitar pukul 8.00 WIB, seluruh jemaat yang hendak masuk ke gereja diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Mereka wajib cuci tangan, memakai masker, dan menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke gereja.

Selain itu, sejumlah petugas gabungan dari Kodim 0820 Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota, berjaga di sekitar gereja yang lazim disebut Gereja Merah itu.

Sekretaris Gereja Merah, Sovince Rondonowo menuturkan, seluruh jemaat yang beribadat di gereja peninggalan Belanda itu tak terpengaruh isu serangan bom. Hal itu, kata dia, terlihat dari banyaknya jemaat yang datang untuk mengikuti Jum’at Agung.

“Saya percaya toleransi umat beragama di Indonesia, Khususnya di Kota Probolinggo yang cukup baik sampai tidak terjadi teror. Ditambah lagi petugas keamanan selalu siap mengayomi umat beragama,” ujarnya.

Salah satu jemaat, Mayokeb menjelaskan, selama peribadatan seluruh rangkaian berlangsung khidmat. Ia juga yakin teror bom seperti yang terjadi di Gereja Katedral Makassar maupun serangan teroris layaknya di Mabes Polri, tidak akan terjadii Kota Probolinggo.

“Selama saya beribadat, saya tidak merasa takut, meski beberapa waktu yang lalu terjadi bom bunuh diri di gereja Makassar. Terima kasih petugas keamanan yang sudah berjaga mengamankan proses peribadatan kami,” ujarnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah


 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal