Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Nasional · 27 Apr 2021 10:33 WIB

Ada Kader Ansor yang Gugur Bersama Nanggala-402


					Ada Kader Ansor yang Gugur Bersama Nanggala-402 Perbesar

KRAKSAAN,- Sebanyak 53 kru kapal selam KRI Nanggala-402 gugur setelah kapal perang itu tenggelam di perairan Bali, Rabu (21/4/2021). Aksi simpatik pun digelar sejumlah pihak di daerah, tak terkecuali Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

PC GP Ansor Kota Kraksaan, menggelar salat ghaib dan tahlil bersama di Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (26/4/2021) malam. Doa bersama itu melibatkan seluruh pengurus dari tingkat kecamatan hingga cabang

Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan, Taufiq mengatakan, duka mendalam itu lebih terasa lantaran salah satu dari 53 awak kapal Nanggala-402, merupakan kader Ansor. Almarhum adalah Sertu Kom Ahmad Faisal, asal Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

“Ya, dari awak kapal yang gugur dalam peristiwa tenggelamnya kapal KRI Nanggala-402, salah satunya adalah sahabat kami, yang notabene adalah anggota banser yang bertransformasi jadi anggota TNI,” kata Taufiq.

Sehingga, terang Taufik, salat ghaib dan doa bersama menjadi bentuk kepedulian antar keluarga organisasi. Selain itu, juga menjadi momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Ansor yang ke-87.

“Salah satu kru KRI Nanggala-402 jebolan banser itu dari Pekalongan. Semoga keluarga almarhum dan seluruh kru kapal pada umumnya, diberi ketabahan dan kesabaran,” ungkapnya.

Diketahui, kapal selam milik Indonesia, KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pagi. Pencarian kapal di sekitar perairan Bali terus dilakukan, bahkan melibatkan negara tetangga. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Para awak kapal kemudian dinyatakan gugur, Minggu (25/4/2021) setelah ditemukannya bukti-bukti otentik tenggelamnya kapal. Proses evakuasi jasad korban masih terus diusahakan meski terkendala medan yang sulit. (*)

 

Editor : Efendi Muhammad

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Pisang Mas Kirana Lumajang Tembus Pasar Global

9 Februari 2025 - 09:43 WIB

Pakar Geologi Sarankan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasuruan untuk Pindah

2 Februari 2025 - 19:10 WIB

Sambut Ramadhan, SOYJOY Suguhkan Varian Baru Kurma Nastar

31 Januari 2025 - 14:04 WIB

Trending di Nasional