Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Ekonomi · 9 Mei 2021 18:30 WIB

Yuk! Kepoin Usaha Kue Kering Milik Mantan Polisi Probolinggo Ini


					Yuk! Kepoin Usaha Kue Kering Milik Mantan Polisi Probolinggo Ini Perbesar

KRAKSAAN,- Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, sudah tak sulit lagi mencari kuliner untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga maupun sanak famili. Kuliner yang paling banyak diburu menjelang lebaran biasanya kue kering dan semacamnya.

PANTURA7.com merekomendasikan kue kering yang ditekuni pasangan suami istri (pasutri) Haby Sutoko (57) dan Fauziyah (53). Kuliner yang dibuat warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo paling pas untuk dibeli dan dijadikan oleh-oleh.

Usaha milik mantan perwira polisi ini juga lengkap dengan berbagai macam pilihan jenis kue kering. Salah satunya yang paling laris, adalah kue choco balls, kue putri salju, kue sagu keju, kue kaastengles, kue lidah kucing, kue thumbprint dan kue greentea cookies.

Selain pilihannya melimpah, harganya juga tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Meskipun dengan hanya lima karyawan mampu memproduksi 30-50 toples kue kering setiap harinya dengan harga masing-masing toples berkisar Rp 45-55 ribu.

KUE KERING : Bermacam variasi kue kering tersedia di Mawar Cake & Bakery milik mantan Kapolsek Pakuniran. (Foto : Moh. Ahsan Faradisi)

“Kalau dibilang laris ya laris dibandingkan dengan Ramadhan tahun kemarin ada peningkatan ya sekitar 10 persen. Berbeda jauh dengan Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya. Pesanan banyak sekali sampai kami tambah karyawan,” kata Haby Sutoko, Minggu (9/5/2021).

Untuk tahun ini, pengusaha kue kering masih bisa dibilang “susah-susah senang”. Sebab, menurut dia, orderan kue tidak sebanyak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga omset di bulan Ramadhan tak begitu masih terbilang biasa saja atau masih menengah.

“Kemungkinannya, selain faktor pandemi juga persaingan antar pelaku kue kering itu banyak. Sehingga keuntungan tidak cukup banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya atau sebelum pandemi Covid-19 melanda,” ungkap Haby.

Akan tetapi, jika tidak ditambah dengan produksi kue basah lainnya, kata ayah empat anak itu, pemasukan tidak berbanding lurus dengan letihnya keringat bekerja. Sebab, dibalik usahanya itu, banyak nasib karyawannya yang menaruh harap pada dirinya untuk melangsukan hidupnya.

Mengantisipasi agar tetap bertahan, lanjut Haby, selain memproduksi kue kering ia juga memproduksi kue basah. Salah satunya lumpia yang ramai diminati warga, selama momentum bulan ramadhan. Kue sederhana itu, kata dia, cukup membantu mendongkrak pemasukan usahanya.

“Sehingga bisa menutupi kekurangan modal lainnya. Kalau tidak disiasati dengan usaha lain, ya kasihan juga nanti karyawannya dan bisa-bisa akan dirumahkan juga nantinya. Tapi alhamdulilah sejauh ini masih stabil dan karyawan tetap bekerja,” tutur Haby.(*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi