Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 19 Jun 2021 16:38 WIB

Mutasi Pejabat, RSUD-Puskesmas Kini Dibawah Naungan Dinkes


					Mutasi Pejabat, RSUD-Puskesmas Kini Dibawah Naungan Dinkes Perbesar

PROBOLINGGO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali ‘mengocok’ komposisi pejabat di lingkungannya, Sabtu (19/6/21). Total, asa 119 Aparatur Sipil Negara (ASN) dirotasi, mulai dari pejabat eselon 2, 3 dan 4.

Pejabat eselon II yang dimutasi adalah Tutug Edi Utomo, yang kali ini tetap menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Probolinggo. Juga dr. Sodiq Cahyono, yang dilantik untuk jabatan yang sama dengan yang saat ini, sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Sementara untuk eselon III, pejabat yang dimutasi diantaranya Widodo Hadi Siswanto, yang kini menjabat Camat Sumber; dr Asroel Sahri sebagai Sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencara; lalu Ofie Agustin dengan jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo

Pejabat eselon IV yang dimutasi diantaranya Muhammad Saifudin yang kini menjabat sebagai Kasi Penyuluhan dan Pendayagunaan PLKB pada Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarha Berencana, selanjutnya Fandi Putra dengan jabatan baru sebagai Kasubag Analisis dan Evaluasi pada Sekertariat Inspektorat.

Selain itu, sejumlah dokter muda mendapat tugas tambahan sebagai kepala UPT Puskesmas. Antara lain dr. Nina Kartika, dokter muda yang diamanahi sebagai Kepala UPT Puskesmas Paiton dan dr. Maulida Rahmani, dokter muda mendapat tugas baru sebagai Kepala UPT Puskesmas Pajarakan Dinas Kesehatan.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari mengatakan, mutasi pejabat eselon 2 yang menduduki jabatan yang sama merupakan efek dari Nomenklatur dan SOP di 2 dinas yakni Inspektorat dan Dinas Kesehatan sehingga sebagain ASN mendapat tugas dan kewajiban tambahan.

“Secara tugas dan kewajiban sesuai sejumlah ASN ini sama, namun ada tugas tambahan sesuai peraturan yang ada sehingga hari ini secara otomatis ASN ini kita lantik kembali dengan posisi yang sama,” ujar Bupati.

Dalam mutasi kali ini, ada perubahan status yang cukup signifikan dimana 2 RSUD yakni RSUD Tongas dan RSUD Waluyo Jati serta puskesmas yang awalnya berdiri sendiri, kini berada dibawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Dengan adanya perubahan ini maka kepala puskesmas yang sebelumnya telah menjabat, kita lantik kembali. Secara tugas sama namun kewajiban, pertanggung jawaban, dan pengawasannya berada di bawah Dinas Kesehatan,” pungkas Tantriana. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan