Menu

Mode Gelap
Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu

Kesehatan · 12 Jul 2021 19:46 WIB

Dewan Setuju Anggaran Perdin Dikepras untuk Penanganan Covid-19


					Dewan Setuju Anggaran Perdin Dikepras untuk Penanganan Covid-19 Perbesar

KANIGARAN,- Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (12/07/21). Rapat itu membahas recofusing anggaran Perjalanan Dinas (Perdin) untuk penangan Covid-19.

Sayang, tak semua pimpinan dewan hadir dalam rapat yang digelar di Puri Manggala Bakti, Pemkot Probolinggo. Hanya Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, yang nampak batang hidungnya.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, anggaran penanganan dan ini pencegahan Covid-19 selama sangat menguras anggaran, terutama sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Oleh karenanya, sambung Wali Kota, pihaknya meminta keikhlasan para anggota dewan untuk turun tangan dalam penanganan dan pencegahan virus korona. “Melalui recofusing anggaran,” katanya.

Tidak hanya anggaran perdin wakil rakyat di parlemen, namun seluruh perdin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo juga bakal kena ‘sunnat’ untuk penanganan Covid-19.

“Nantinya, anggaran yang direcofusing baik dari SKPD maupun DPRD Kota Probolinggo, akan kita alihkan ke masalah kesehatan, masalah sosial, dan masalah ekonomi dampak pandemi Covid-19,” ujar Wali Kota.

Sejumlah penanganan Covid-19 yang sangat membutuhkan dana segar, menurut Wali Kota, diantaranya pendirian rumah sakit darurat beserta sarana penunjangnya, penambahan tabung oksigen, pengadaan alat kesehatan di RSUD dr. Mohamas Saleh, serta operasional Satgas Covid-19 selama operasi yustisi.

“Kita berharap, anggaran perjalanan dinas yang nominalnya sekitar Rp5 miliar lebih ini dapat direcofusing untuk dialihkan dalam penanganan Covid-19. Sehingga Pemkot Probolinggo dapat dengan cepat menangani warga yang terpapar Covid-19,” bebernya.

Sementara itu, Sekertaris DPRD Kota Probolinggo, Tegus Bagus Sujarwo mengatakan, anggaran Perdin DPRD Kota Probolinggo yang berpotensi digunakan untuk recofusing sebesar Rp5,6 miliar.

Namun nominal pastinya, lanjut Bagus, masih menunggu kesepakatan dari seluruh anggota dewan.

“Untuk jumlah, kita akan menggelar rapat pimpinan, jika sudah ada nominal yang dapat direcofusing maka akan segera kita laporkan,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib menambahkan, dewan sejatinya siap bila anggaran perdin DPRD Kota Probolinggo kena recofusing, terlebih untuk kegiatan kemanusiaan.

Namun, Mujib masih akan menggelar rapat dengan seluruh anggota untuk membahas nominal anggaran yang bisa untuk ‘ikhlaskan’ untuk recofusing Covid-19.

“Ada beberapa program di DPRD yang tidak bisa ditinggalkan sehingga nominal perjalanan dinas yang diminta untuk direcofusing perlu kita rapatkan dengan anggota. Namun pada prinsipnya, DPRD Kota Probolinggo siap,” janji Mujib. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan