Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 16 Jul 2021 17:41 WIB

Jalan Ditutup, Kini Giliran PJU Jalur Pantura Dimatikan


					Jalan Ditutup, Kini Giliran PJU Jalur Pantura Dimatikan Perbesar

KRAKSAAN,- Setelah menutup beberapa akses jalan di Kecamatan Kraksaan, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mulai mematikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik Jalur Pantura Kota Kraksaan.

Plt Kadishub Kabupaten Probolinggo, Tatok Krismarhento mengatakan, pihaknya sengaja mematikan lampu tersebut karena mobilitas warga di daerah Kota Kraksaan masih ramai. Sehingga, tujuan pemadaman PJU agar mobilitas warga di malam hari berkurang.

“Ini bagian dari upaya menyukseskan PPKM Darurat. Kami harap masyarakat bersabar dulu, agar PPKM darurat ini tidak diperpanjang,” kata Tatok, Jumat (16/7/2021).

Selain PJU, lanjut Tatok, pihaknya juga sudah mematikan lampu-lampu yang berada di beberapa fasilitas umum di Kota Kraksaan, mulai dari alun-alun Kota Kraksaan, SL Park, hingga lampu-lampu di sekitar Gelora Merdeka Kraksaan.

“Sebelumnya yang sudah kami matikan lampunya adalah di tempat-tempat yang biasanya ramai pengunjung, dan sekarang ke PJU yang ada di jalur panturanya. Karena pantauan kami, meskipun di tempat yang biasa ramai itu ditutup, terpantau juga ada yang nongkrong,” ujar dia.

Meski hingga saat ini tidak seluruh PJU di Jalur Pantura Kraksaan dimatikan, menurut dia, namun ke depan bukan tidak mungkin dilakukan perluasan penggelapan. Hal itu tergantung dari tingkat kesadaran masyarakat terkait penerapan PPKM Darurat ini.

“Karena ini jalan protokol atau jalur utama, maka sementara ini yang kami matikan hanya sebagian. Tapi ke depan kalau memang diperlukan dimatikan semua, tentu akan kami lakukan, tinggal lihat perkembangan situasi dan kondisinya saja,” tuturnya. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan