Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 11 Agu 2021 18:43 WIB

Gudang Tembakau Belum Buka, Dijual ke Pedagang Harga Anjlok


					Gudang Tembakau Belum Buka, Dijual ke Pedagang Harga Anjlok Perbesar

PROBOLINGGO,- Ketika gudang tembakau milik pabrik rokok belum dibuka, sejumlah petani tembakau di Kabupaten Probolinggo sudah mulai panen. Para petani yang sudah panen tembakau di antaranya di Kecamatan Besuk, Krejengan, Paiton, Kotaanyar, dan Kecamatan Pakuniran.

Bahkan, sebagian petani sudah tuntas masa panennya. Namun hingga saat ini belum ada gudang tembakau yang buka.

Sehingga hal itupun menyebabkan harga jual tembakau anjlok berada pada kisaran Rp25-28 ribu per kilogram (kg).

Lukman Hakim, petani di Kecamatan Kotaanyar mengatakan, meski gudang belum buka, sudah ada beberapa tengkulak yang berkeliling membeli tembakau. Namun harga penawarannya terbilang murah. Alasan tengkulak, karena gudang masih belum buka.

“Anjlok harganya, paling tinggi Rp28 ribu. Tengkulaknya tidak berani menawar mahal karena belum ada kepastian patokan harga dari gudang,” kata warga Desa Sambirampak Kidul itu, Rabu (11/8/2021).

Masa panen yang mendahuli dibukanya gudang tembakau, kata Lukman, tidak terlepas dari masa tanam yang lecih awal daripada anjuran Pemkab Probolinggo. Para petani sudah panen sejak April lalu, tujuannya terkait ketersediaan air. Pemerintah sendiri menganjurkan menanam sejak akhir Mei.

“Kalau tanam Mei, jaraknya terlalu jauh dengan musim hujan, akan kesulitan air. Akhirnya tembakau tidak tinggi, makanya saat ini sudah banyak yang selesai panen, karena memang awal tanamnya, meskipun harus menunggu gudang,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo, Sugito mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sidak ke sejumlah gudang. Tujuannya untuk mendesak gudang segera membeli tembakau dari petani setempat.

“Insyaallah seminggu lagi atau pekan depan kami sidak. Tentu nanti kami akan koordinasikan dengan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) untuk jadwalnya,” ujar politisi dari Partai Nasdem tersebut. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan