Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 16 Agu 2021 17:03 WIB

Sering Dijebol, Pagar Bambu Alun-alun Kota Kraksaan Akan Diganti


					Sering Dijebol, Pagar Bambu Alun-alun Kota Kraksaan Akan Diganti Perbesar

KRAKSAAN,- Jebolnya pagar pembatas Alun alun Kota Kraksaan oleh orang tidak bertanggung jawab membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo harus memperbaikinya kembali. Hal itu sebagai upaya agar tidak ada kunjungan sementara ke alun-alun.

Dalam perbaikan ini sangat jauh berbeda. Pasalnya DLH tidak lagi memasang pagar bambu sebagai pembatas tapi akan diganti dengan pagar besi seperti di depan. Terlebih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih belum usai

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi mengatakan, untuk sementara DLH masih mengamati perkembangan di Alun-alun Kota Kraksaan. Namun, untuk perbaikan dan pergantian pagar pembatas alun-alun dilakukan dalam pekan ini.

“Kami sudah cek seluruh pagar berbagai sisi memang di sebelah utara paling parah rusaknya. Solusinya ya harus diganti pagar besi seperti di bagian depan alun-alun apalagi PPKM belum diketahui sampai kapan berkahir,” kata Dwijoko, Senin (16/8/2021).

Pergantian pagar besi, lanjut Dwijoko, dapat meminimalisir penjebolan. Sebab, jika menggunakan pagar bambu itu mudah untuk dibuka oleh para pengunjung dan tingkat pengrusakannya juga sangat mudah jika dibandingkan dengan pagar besi.

“Ya mudah dirusak memang kalau pagar bambu, kalau di pagar besinya setelah kami cek usai dapat informasi ada kerusakan, itu tidak terlalu parah hanya miring saja tidak seperti pagar bambu yang sampai lepas. Jadi inisiatif kami diganti pagar besi,” ujar dia.

Oleh karena itu, Dwijoko meminta agar masyarakat yang ingin berkunjung untuk menikmati suasana Alun-alun Kota Kraksaan bisa bersabar terlebih dahulu. Mengingat masa PPKM masih berlaku. Di sisi lain, selama tidak ada aktivitas pihaknya juga bisa merawat fasilitasnya.

“Sabar dulu untuk sementara ini, kan tidak bakal ditutup selamanya hanya selama masa PPKM saja. Kami juga sambilalu melakukan perawatan tamannya dan seluruh fasilitas hiburan yang ada di dalam selama tidak ada pengunjung,” tutur Dwijoko. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan