Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Budaya · 17 Agu 2021 17:58 WIB

Pengguna Jalan di Probolinggo Khidmat saat Detik-detik Proklamasi


					Pengguna Jalan di Probolinggo Khidmat saat Detik-detik Proklamasi Perbesar

PROBOLINGGO,- Pengguna jalan yang melintasi traffic light Brak, Kota Probolinggo, khidmat saat detik-detik proklamasi dilakukan, Selasa (17/08/21). Secara serenta, pengguna jalan dari 4 arah itu juga hormat kepada bendera mera putih.

Sebelum memasuki detik-detik proklamasi, petugas dari Satlantas Polres Probolinggo Kota memberhentikan kendaraan dari 4 lajur traffic light. Selain itu, dengan pengeras suara, petugas meminta pengguna jalan untuk turun dan mematikan mesin kendaraannya.

Tepat pukul 10.17 WIB, dengan komando petugas Satlantas, pengguna jlan hormat ke bendera merah putih yang telah dipasang di 4 ruas jalan traffic light. Penghormatan kepada sang merah putih berbarengan dengan pemutaran lagu Indonesia Raya.

“Alhamdulillah, selama prosesi penghormatan bendera, pengguna jalan cukup antusias dan menjiwai. Terbukti, tidak adanya pengguna jalan yang membunyikan klakson kendaraan karena terganggu kemacetan,” kata Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah.

Setelah prosesi hormat bendera selesai yang ditutup tepuk sorai pengguna jalan, arus lalu lintas kembali dilanjutkan dengan tetap mengikuti petunjuk lampu traffic light.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian puncak dari kegiatan yang kami lakukan. Dengan momentun ini, kita berharap agar pengguna jalan patuh menerapkan protokol kesehatan selama berkendaran dan juga patuhi rambu lalu lintas”, imbuh AKP Roni.

Salah satu pengguna jalan, Khairu Nissa mengatakan, ia cukup terharu dengan kala harus menghentikan kendaraan lalu hormat ke bendera merah-putih saat teks proklamasi dibacakan. Selain menambah rasa cinta tanah air, ia juga teringat akan perjuangan para pahlawan.

“Dengan momen ini, serta wabah Covid-19 yang belum usai, kita sebagai warga Kota Probolinggo tentu harus tetap semangat menjalani hidup, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19,” tandas Nissa. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

5 April 2025 - 16:13 WIB

Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2)

5 April 2025 - 12:41 WIB

Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

4 April 2025 - 20:35 WIB

Mengenal Ogoh- ogoh, Tradisi Menjelang Hari Raya Nyepi

29 Maret 2025 - 02:24 WIB

Pawai Ogoh-ogoh Meriah di Lumajang, Wujud Toleransi Menjelang Nyepi dan Lebaran

29 Maret 2025 - 02:06 WIB

Sebelum Mengarak Ogoh-ogoh, Umat Hindu di Lumajang Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga

28 Maret 2025 - 15:28 WIB

Jahat Dan Rakus, Sosok Rahwana Dibuat Untuk Pawai Ogoh – Ogoh di Lumajang

17 Maret 2025 - 14:10 WIB

Festival MPS Kembali Digelar di Genggong, Ajang Adu Kreatifitas sekaligus Pelestarian Budaya Lokal

8 Maret 2025 - 08:49 WIB

Festival Seribu Sego Takir Sambut Hari Jadi Lumajang ke-769

31 Desember 2024 - 06:58 WIB

Trending di Budaya