Menu

Mode Gelap
Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

Peristiwa · 29 Agu 2021 18:28 WIB

Tak Pulang, Lansia Asal Pajarakan Ditemukan Tewas di Sungai 


					Tak Pulang, Lansia Asal Pajarakan Ditemukan Tewas di Sungai  Perbesar

MARON,- Warga Dusun Jati Ampun, RT 024 RW 004, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo digegerkan penemuan jenazah seorang pria lanjut usia (lansia), Minggu (29/8/2021) di tepi sungai desa setempat.

Informasinya, mayat diketahui bernama Adi Satikun (81) warga Desa Selogudik Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Mayat ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB dengan posisi telentang dan kaki mengangkang.

Kapolsek Maron, Iptu Samiran mengatakan, dari hasil keterangan pihak keluarganya, korban keluar rumah pada lima hari lalu atau sejak Rabu (25/8/2021) sekitar pukul 6.30 WIB. Setelah itu, sampai ditemukan meninggal dunia korban sudah tidak pulang lagi.

“Sampai akhirnya tadi setelah petugas piket mendapat laporan penemuan jenazah dan warga yang merekam membuat pihak keluarga tahu setelah kabar penemuan itu tersebar melalui pesan berantai. Katanya sudah lima hari pergi dari rumah,” kata Samiran.

Dari keterangan pihak keluarga, lanjut Samiran, korban memang memiliki penyakit linglung dan bahkan terkadang korban kesulitan berdiri jika sudah duduk. Sehingga, kata dia, bisa dipastikan kematian korban bukan karena tindak kejahatan kriminal.

“Selama 5 hari, pihak keluarganya juga sudah mencari keberadaan korban hingga ke luar kota. Namun tidak membuahkan hasil. Dibantu warga di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) korban langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Samiran.

Atas kejadian itu, sambung Samiran, korban tidak dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, lantaran pihak keluarga menolak untuk diotopsi. “Pihak keluarga menganggap kematian korban murni musibah,” katanya. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa