Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Lingkungan · 16 Sep 2021 20:10 WIB

Sering Diperbaiki Swadaya, Jalan Penghubung 3 Kecamatan Membahayakan


					Sering Diperbaiki Swadaya, Jalan Penghubung 3 Kecamatan Membahayakan Perbesar

KREJENGAN,- Pelat deker di badan jalan Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo sering jebol. Bahkan kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan terlebih saat malam hari karena lubangnya yang cukup dalam dan lebar.

Moh. Toyyib Algaffar, warga setempat mengatakan, rusaknya akses jalan penghubung Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Gading tersebut sudah lama. Sehingga, para pengguna jalan harus berhati-hati jika melintas, terlebih tidak adanya rambu-rambu peringatan.

Terlebih lagi, kata Iip, sapaan akrabnya, selain tidak ada rambu-rambu peringatan adanya jalan berlubang, juga penerangan di malam hari sangat memprihatikan. Dan hal itu, sudah sejak lama dibiarkan begitu saja oleh pemerintah desa setempat.

“Itu sudah lama, bahkan kadang terjadi kecelakaan terutama pada malam hari. Beberapa kali warga sudah mencoba menutupi dengan pasir sampai menambalnya dengan semen tapi tetap tidak bertahan lama,” kata Iip, Kamis, (16/9/2021).

Bahkan, beberapa bulan lalu, menurut Iip, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, warga setempat sampai berinisiatif menaruh pohon sebagai rambu-rambu peringatan. Tetapi hal tersebut juga malah bikin jalan dengan lebar sekitar tiga meter tersebut macet.

“Banyak yang jatuh, dan kadang juga kecelakaan tunggal terlebih lagi saat malam hari. Karena memang kalau bukan warga desa sendiri yang lewat itu tidak tahu ada lubang. Tidak sampai setengah tahun, sempat ditembel oleh warga, tapi rusak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Moh. Haris, salah satu pengendara jalan berharap ada perbaikan secara permanen dan lebih baik lagi. Sebab, beberapa waktu lalu ia sempat melihat ada perbaikan. Namun, tak berselang lama jalan tersebut kembali rusak.

“Diperhatikan lebih baik lagi kalau memang mau diperbaiki, karena lubang itu kayaknya sudah bertahun-tahun masih tetap ada. Kemarin kayaknya sudah ditutup semen sama warga, tapi sekarang berlubang lagi,” tutur warga Kecamatan Gading ini. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan