Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 28 Sep 2021 11:28 WIB

Kolaborasi Kopassus-GM FKPPI, Sebar Sembako dan Hijaukan Tapal Kuda


					Kolaborasi Kopassus-GM FKPPI, Sebar Sembako dan Hijaukan Tapal Kuda Perbesar

PROBOLINGGO,- Kopassus menggandeng GM FKPPI dalam kegiatan Bakti Sosial Kopassus di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur, tepatnya di wilayah Kabupaten Probolinggo, Selasa (29/9/21). Dalam kegiatan itu, dibagika ribuan sembako serta penanaman pohon di 22 desa di tiga kecamatan.

Kegiatan baksos Korps Baret Merah ini dipimpin Danjen Kopassus, Mayjen TNI Mohammad Hasan. Hadir pula Danpusdiklatpassus Kopassus, Danrem 083 Baladhika Jaya, perwakilan dari Pemkab Probolinggo, DPRD Probolinggo, para camat dan kades penerima bantuan.

Danjen Kopassus, Mayjen TNI Mohammad Hasan dalam sambutannya menyebut, dalam berbagai kegiatan yang dilakukan Kopassus, selalu dibarengi dengan kegiatan yang peduli dengan kondisi alam kita. Karena itu, selain membagi sembako untuk warga , juga dilakukan penanaman pohon.

“Banyak yang bilang menanam pohon itu yang bagus 20 tahun yang lalu, tapi kenapa tidak tetap kita haurs lakukan, minimal hari ini. Saya mencoba terus menerapkan dalam hidup saya kebiasaan menanam pohon, dan program ini untuk suistanable kehidupan kita, agar kelak bisa dirasakan anak anak cucu kita,” ujarnya dalam acara yang digelar di Aula kampus PJB Academy Paiton Probolinggo.

Baksi sosial Kopassus ini bertajuk Satu Sembako Satu Pohon, Saat Ini dan Masa Depan. Setiap kepala desa yang ahdir mendapatkan simbolik satu pohon dan satu paket sembako. Harapannya dengan simbolik tersebut, merangsang warga masyarakat turut serta melindungi dan menyelamatkan kondisi alam Indonesia.

Paket sembako dan bantuan pohon ini diserahkan kepada 22 kepala desa yang berada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Paiton. Kecamatan Krucil dan Kecamatan Kota Anyar Kabupaten Probolinggo.

Sementara Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, MBA yang hadir bersama Waketum II GM FKPPI Herlisa Dessy Silalahi dan Sekjen GM FKPPI Ary Garyanida sangat bangga sekaligus memberikan rasa hormat setinggi-tingginya terhadap respect Kopassus dalam memberikan bantuan ke warga yang kini terdampak dengan pandemi covid-19.

“Tidak hanya itu selama kami dilibatkan dalam kegiatan baksos Kopassus, seperti di Kota Batu tahun lalu, di Palembang, di beberapa daerah di luar Jawa, selalu menyertakan program tanam pohon,” terangnya.

Ternyata, imbuh Dwi, Kopassus juga sangat peduli dengan penyelamatan alam Indonesia. “Terima kasih Kopassus, yang juga seperti orang tua kami di GM FKPPI yang memberikan tauladan yang baik kepada anak anak bioloig TNI Polri juga masyarakat Indonesia pada umumnya,” pungkasnya. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi