Menu

Mode Gelap
Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

Berita Pantura · 29 Sep 2021 19:36 WIB

Keren! Ada Pohon Bercerita di Bukit Dami Probolinggo


					Keren! Ada Pohon Bercerita di Bukit Dami Probolinggo Perbesar

LECES,- Bukit Dami sebagai destinasi wisata dengan penataan dan pengelolaan berkonsep kelestarian alam, kesenian dan kebudayaan. Meluncurkan program baru yaitu “Pohon Bercerita”.

Bukit dami yang terletak di Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces ini dikelola oleh sekelompok pemuda “Teras Tanah” yang di ketuai oleh Wahyudi Bachtiar.

Program “Pohon Bercerita” ini diresmikan di Ampher Bukit Dami, Minggu (26/09). Di katakan Ampher, diambil dari kultur masyarakat sekitar yang menggunakan bahasa Madura setiap harinya.

Amper sendiri berasal dari Bahasa Madura yang bermakna Ruang tamu. Jadi Bukit Dami di ibaratkan seperti rumah yang memiliki ruang tamu.

Ampher di Bukit Dami ini juga menyerupai Room Teater, panggung yang ada di bawah. Audiens bisa menyaksikan dari atas beralas potongan kayu yang sudah di buat seperti kursi sedemikian rupa.

Wahyudi Bachtiar, Ketua Kelompok Pemuda Teras Tanah menjelaskan latar belakang “Pohon Bercerita” itu. Menurutnya, konsep itu memadukan empat hal. Yakni pohon yang melambangkan kelestarian alam, literasi, pemanfaatan teknologi digital dan wisata hijau berkelanjutan.

Adapun pohon di Bukit Dami yang bisa bercerita ada tujuh pohon. Di Antara adalah Pohon Duwet, Nangka, rukem, tabebuya, mahoni, Bidara dan pohon pulai.

Lalu, yang dimaksud dengan “Pohon Bercerita” adalah dari ketujuh pohon tersebut berisi cerpen. Di setiap 7 pohon tersebut tersedia Infografis yang berisi ilustrasi gambaran setiap cerita. Kemudian Pengunjung bisa langsung scan QR-Code ke Smartphone mereka untuk terhubung ke media pohon.

Setiap pohon menyajika cerita-cerita yang menarik. Meliputi sejarah Bukit Dami, Cerpen Pohon Duwet ‘Warna warni kejujuran’ dan masih banyak cerita lainnya yang ada di tujuh pohon tersebut.

Wahyudi mengungkapkan bahwa dengan upaya seperti ini kita akan mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, meningkatkan minat baca, memanfaatkan tekhnologi digital, dan menciptakan pariwisata berkelanjutan.

“Dengan begitu, tujuh cerpen yang terdapat di tujuh pohon tersebut juga sebagai upaya menumbuhkan semangat baca dal bentuk digital, dan memperdekat akses bahan bacaan,” jelasnya

Oleh karena itu, Wahyudi memanfaatkan tekhnologi digital dengan menjadikan media pohon untuk bercerita kepada pengunjung. QR-Code di pohon akan memberikan akses pengunjung ke bahan bacaan tersebut.

“Pohon bercerita ini bertujuan menyajikan pariwisata hijau atau berkelanjutan, karena sebagai destinasi wisata alam pengelola bukit dami percaya bahwa pariwisata adalah buah dari kerja-kerja konservasi dan preservasi alam dan kebudayaan,” pungkas Wahyudi. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura