Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 24 Okt 2021 10:58 WIB

Ditipu Pembeli Online, 3 Sapi Milik Warga Kotaanyar Raib


					Ditipu Pembeli Online, 3 Sapi Milik Warga Kotaanyar Raib Perbesar

KOTAANYAR,- Supriadi, warga Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo tertipu pembeli online. Tak tanggung-tanggung, tiga sapi peliharaannya dibawa kabur orang tak dikenal sehingga mengalami kerugian puluhan juta.

Tiga sapi jantan berumur setahun dengan bobot mencapai 4 kwintal warna kuning dijual oleh pemiliknya melalui sistem penjualan online, yang kemudian mendapatkan pembeli.

Saat dikonfirmasi PANTURA7.com, Supriadi mengatakan, penipuan itu diketahui setelah tiga sapi miliknya dijemput menggunakan truk warna kuning dengan kabin warna biru. Saat itu juga,pembeli mengirimkan struk bukti transfer uang pembelian hewan ternak itu.

Dikatakan Supriadi, tiga sapi itu dibeli pelaku Rp55 juta. Begitupun bukti transfer pembayaran yang dikirim pelaku atas nama Aldo Setiono melalui M-banking BRImo dengan nomor rekening 5836********536 kepada rekening Baitus Sholehah, keponakan korban.

“Setelah sapi saya dibawa truk yang mengaku hanya disuruh pembeli, saya langsung mencoba mengecek uang pembelian dan ternyata nomor rekening milik keponakan saya sudah terblokir. Yang beli sapi saya ngakunya dari Sidoarjo,” kata Supriadi, Minggu (24/10/2021).

Mengetahui nomor rekening keponakannya terblokir, lanjut Supriadi, ia kemudian merasa tertipu. Ia memutuskan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Kotaanyar dengan membawa sejumlah barang bukti, salah satunya bukti pembayaran dari pembeli.

“Ada beberapa barang bukti yang saya bawa ke polsek tadi, termasuk kendaraan yang mengangkut sapi saya, foto sapi saya dan bukti pembayaran itu juga. Katanya sih yang beli ngakunya punya perusahaan penggemukan sapi,” sebut Supriadi melalui sambungan selular.

Terpisah, Kapolsek Kotaanyar, Iptu Agus Sumarsono membenarkan adanya laporan penipuan pembelian sapi melalui sistem online. Untuk selanjutnya, polsek akan berkoordinasi dengan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim).

“Kendaraan truk yang digunakan menjemput sapi milik korban Itu nopol W 8310 NK dan setelah saya cek nopol truknya tidak tembus. Ini modus baru pencurian hewan yang terjadi, selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak reskrim,” tutur kapolsek. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura