Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 21 Nov 2021 18:38 WIB

Penambahan Vegetasi di Alun-alun Kraksaan Dianggarkan Rp320 Juta


					Penambahan Vegetasi di Alun-alun Kraksaan Dianggarkan Rp320 Juta Perbesar

KRAKSAAN,- Perubahan konsep Alun-alun Kota Kraksaan mulai digarap sejak Senin (15/11/2021). Ditargetkan, pengerjaan penambahan vegetasi (tanaman) di kawasan alun-alun hingga pemasangan paving diperkirakan rampung Desember mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi mengatakan, penggarapan konsep baru Alun-alun Kota Kraksaan sejak beberapa hari yang lalu telah dimulai dengan target lebih dari 30 hari atau satu bulan.

“Karena memang sudah mepet. Kami minta agar segera dikerjakan. Jadi kebut sudah. Targetnya memang sampai 35 hari selesai. Namun, kami meminta pertengahan Desember ini sudah selesai, juga untuk perayaan Nataru (Natal dan Tahun Baru,Red.),” kata Dwijoko Minggu (21/11/2021).

Pelaksanaan vegetasi, menurut Dwijoko, dimulai dari penanaman sejumlah pohon karet kebo kuning. Juga pemasangan pavingisasi di lokasi taman bermain anak di dalam Alun-alun Kota Kraksaan dan penggantian pohon lama.

“Saat ini sepertinya sudah proses penanaman dua pohon. Jadi pohon itu ada yang mengganti pohon lama yang sudah rusak dan ada yang memang ditaruh di beberapa titik baru di tempat lainnya, sesuai dengan konsep penambahan vegetasi,” tutur Dwijoko.

Penambahan vegetasi itu, lanjut mantan Camat Maron ini, sedikitnya 18 pohon karet kebo kuning yang disebar di sejumlah titik di Alun-alun Kota Kraksaan. Seperti bagian depan, samping barat dan timur sehingga kesejukan pemandangan nantinya akan tampak.

“Betul seperti pohon pelindung. Kenapa kami pilih pohon itu, karena pohon itu memiliki akar yang merumbai dari atas ke bawah. Dan akarnya nanti lambat laun akan menjadi batang, sehingga kuat. Misal ada angin kencang tidak akan roboh,” tutur Dwijoko.

Pada proses penggarapan, sambung Dwijoko, masyarakat tidak perlu risau. Sebab, baik material maupun prosesnya tidak akan menghambat jalan yang ada di sekitar, ataupun menghalangi para pengunjung alun-alun.

“Anggarannya melalui DAU (Dana Alokasi Umum, Red.) Infrastruktur kurang lebih sebesar Rp320 juta,” ujar mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo ini. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan