Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 25 Nov 2021 17:31 WIB

Banner dan Papan Reklame Berbahaya di Jalur Pantura Dicopot


					Banner dan Papan Reklame Berbahaya di Jalur Pantura Dicopot Perbesar

KRAKSAAN,- Seringnya hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi direspon pihak Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Probolinggo. Puluhan banner yang dinilai bisa membahayakan pengguna jalan di jalur pantura dicopot.

Pencopotan banner hingga papan reklame tak berizin dan dinilai membahayakan pengguna jalan di jalur pantura Probolinggo-Situbondo ketika hujan turun deras disertai angin kencang, Kamis (25/11/2021). Alhasil, ada sekitar 15 banner dan 5 papan reklame dicopot Satpol PP.

Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Budi Utomo mengatakan, jika penertiban banner dan papan reklame yang membahayakan itu dimulai dari jalur pantura Kota Kraksaan hingga Kecamatan Paiton.

“Seperti biasa, meskipun beberapa kali sudah ditertibkan tetap saja bakal bermuculan lagi banner-banner baru, baik banner promosi untuk bisnis hingga banner partai. Tapi kali ini kami juga tertibkan reklame yang beresiko bagi pengguna jalan,” kata Budi.

Sebab, lanjut Budi, pihaknya juga tidak ingin mengambil resiko di kemudian hari jika nantinya ketika hujan turun lebat disertai angin kencang ada reklame di jalur pantura yang kondisinya sudah usang tiba-tiba jatuh lalu menimpa pengguna jalan.

“Kami juga nantinya yang pusing kalau sampai ada reklame jatuh gara-gara cuaca ekstrim kemudian terkena pengguna jalan atau warga. Apalagi jika itu reklame yang kondisinya sudah rapuh, jadi mengantisipasi kecelakaan ya kami tertibkan,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Selain itu, sambung Budi, penertiban banner dan papan reklame ini tetap jadi giat rutin pihaknya. Pasalnya, kata dia, tinggal beberapa pekan lagi akan ada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang sudah seharusnya keamanan dan ketertiban masyarakat harus diutamakan.

“Jadi untuk besok dan seterusnya tetap kami dan seluruh anggota Satpol PP di tiap kecamatan untuk selalu patroli. Selanjutnya juga untuk penertiban ini akan dilanjutkan ke wilayah Tongas hingga ke Dringu,” tutur mantan PJ Kades Bucor Wetan, Kecamatan Pakuniran ini. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan