Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Olahraga · 1 Des 2021 22:00 WIB

Dua Kick Boxer dari Genggong Raih Emas-Perak di Kejurprov Jatim


					Dua Kick Boxer dari Genggong Raih Emas-Perak di Kejurprov Jatim Perbesar

PROBOLINGGO,- Dua atlet cabang olahraga (cabor) kick boxing Kabupaten Probolinggo sukses mempersembahkan medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2021, yang dihelat Senin-Selasa (29-30/11/2021).

Keduanya adalah Mardiono (21) warga Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan yang meraih medali emas dan Guntur Krisna Adji (16) warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Leces peraih medali perak di ajang Kejurprov di Gedung Widya Kartika, Dukuh Kupang XIII, Surabaya.

Keduanya merupakan perwakilan dari Kabupaten Probolinggo dari delegasi Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (Gasmi) Saiful Islam, Genggong. Selain itu, mereka berdua merupakan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan (Zaha) Genggong.

Ketua Pengkab Kick Boxing Probolinggo, Ahmad Ansori menjelaskan, prestasi yang diraih di ajang Kejurprov tersebut merupakan capaian yang luar biasa. Sebab cabor kick boxing masih seumur jagung di Kabupaten Probolinggo.

Sejatinya, menurut Ansori, pihaknya mengirimkan lima atlet mewakili Kabupaten Probolinggo. Dua orang di antaranya perwakilan dari Camp Kecamatan Sumbersih, dan tiga lainnya dari Camp Pesantren Genggong. Namun, tiga atlet gugur terlebih dulu.

“Untuk medali emas yang diraih Mardiono ini di kelas 81 Kilogram (Kg) dan medali perak diraih oleh Krisna Aji di kelas 55 Kg. Alhamdulillah prestasi yang membanggakan bagi kami sebagai warga Kabupaten Probolinggo khususnya dari kaum santri,” kata Ansori, Rabu (1/12/2021).

Selanjutnya, menurut Anshori, mulai bulan Januari 2021 mendatang, kedua atlet kick boxer ini akan memulai training center (TC). Tujuannya untuk mempersiapkan diri melaju ke even bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, 2022 mendatang.

“Dua atlet ini dipastikan akan mengikuti ajang Porprov Jatim karena sudah mengantongi tiket setelah meraih medali di ajang Kejurprov. Jadi masih ada lima atlet yang kami TC, karena slot-nya itu ada tujuh atlet,” ujar pria asal Kecamatan Krejengan ini.

Terpisah, Mardiono saat ditemui PANTURA7.com tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan di raut wajahnya. Menurut dia, capaian luar biasa itu dia raih tidak disangka-sangka, mengingat latihan hanya dalam waktu singkat mampu meraih medali emas di ajang bergengsi.

“Persiapannya (latihan) hanya empat bulan, tetapi alhamdulilah demi tekad mengharumkan nama Pesantren Genggong tercinta bisa melewati ini semua dan keluar dengan medali emas. Sempat kewalahan di ronde kedua dan ketiga karena masalah pernapasan. Kalau keluar darah itu sudah biasa,” tutur santri asal Kalimantan Barat ini.

Sementara itu, kebahagiaan juga dirasakan salah satu Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh Haris Damhuri Romly. Sebab dengan prestasi luar biasa itu, jiwa seorang santri tidak hanya muluk-muluk tentang keagamaan atau wawasan pesantren saja.

“Dengan ini bisa dibuktikan bahwa seorang santri juga bisa jadi atlet, juga bisa jadi pengusaha, bisa jadi presiden sekalipun. Semoga dengan ini bibit-bibit akan bermunculan setelah semuanya sempat terhalang oleh pandemi Covid-19,” tutur pria yang akrab disapa Gus Haris ini.

Kepada kedua anak didiknya, Gus Haris pun juga meminta tetap rendah hati dengan jiwa santri di dalam diri masing-masing. Sebab, menurut dia, adab tetap harus didahulukan dan hal itu harus dipegang teguh meskipun sudah sukses.

“Kalau untuk masalah kiat khusus itu tidak ada, hanya saja semua akan didapatkan sesuai dengan niat mereka. Niat mereka mengharumkan nama pondoknya dan Kabupaten Probolinggo dan alhamdulilah tercapai,” tutur Gus Haris usai memberikan reward sebagai penyemangat untuk Mardiono dan Guntur Krisna Adji. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pocari Sweat Run 2025 Bakal Digelar di Sirkuit Mandalika Lombok, Menpora Dito Berikan Apresiasi

12 Maret 2025 - 11:07 WIB

Hempaskan Perlawanan Sugeng Nufindarko, Zulfikar Imawan Nakhodai KONI Kota Probolinggo

27 Februari 2025 - 21:37 WIB

Satria Pandita Jadi Juara Umum Kejuaraan Bupati Lumajang Archery Tournament 2025

23 Februari 2025 - 21:38 WIB

Duel Sengit Bursa Caketum KONI Kota Probolinggo, Sugeng Nufindarko Tantang Zulfikar Imawan

21 Februari 2025 - 21:17 WIB

Banyak Prestasi, DPRD Lumajang Minta Pemkab Lebih Perhatikan Para Atlet

20 Februari 2025 - 14:21 WIB

Sebanyak 472 Atlet se-Jatim Ikuti Bupati Lumajang Archery Tournament

19 Februari 2025 - 19:15 WIB

Tiga Atlet Sepeda Kota Probolinggo Sabet Medali dalam Tour of Kemala Yogyakarta 2025

18 Februari 2025 - 20:03 WIB

Bursa Caketum KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan Diprediksi Duel dengan Sugeng Nufindarko

14 Februari 2025 - 09:29 WIB

Persekabpas Dipecundangi Tornado FC di Kandang, Suporter Ricuh

13 Februari 2025 - 22:08 WIB

Trending di Olahraga