Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Pendidikan · 3 Des 2021 18:53 WIB

Lantik PMII Probolinggo, Gus Abe; Kader PMII Harus Multi Skill


					Lantik PMII Probolinggo, Gus Abe; Kader PMII Harus Multi Skill Perbesar

KRAKSAAN,- Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Probolinggo Raya dilantik, Jum’at (3/12/2021) siang. Prosesi pelantikan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Masduqiyah, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII Muhammad Abdullah Sukri atau Gus Abe, memimpin langsung prosesi pelantikan yang dikemas sarasehan dan launching website dengan tema ‘Mempertahankan PMII di Era Inovasi’ itu.

Selain Ikatan Alumni PMII (IKAPMII) Probolinggo dan Majelis Pembina Cabang (Mabincab), juga hadir sejumlah kader PMII tapal kuda, dan beberapa unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten dan Kota Probolinggo.

Pasca dilantik, Ketua Umum PC PMII Probolinggo Raya periode 2021– 2022 Mohamad Zia Ulhaq berjanji, PMII Probolingo akan tetap ‘concern’ melakukan pengawalan berasas nalar kritis transformatif dan inovatif. Terutama dinamika yang berkaitan dengan ketimpangan sosial dan masalah lingkungan.

“Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah, red) PMII kedepan untuk melakukan pengawalan terhadap ketimpangan sosial yang masih terjadi, terutama di kalangan masyarakat umum dan juga di struktur PMII Probolinggo sendiri,” kata Yayak, begitu ia biasa dipanggil.

Di lokasi yang sama, Gus Abe menyerukan agar PC PMII Probolinggo tetap membangun sinergi dengan PKC PMII Jawa Timur dan konsisten menganyomi kader. Langkah itu menurutnya, dapat membantu PMII Probolinggo bertahan dan berjuang di era globalisasi.

“Era sekarang serba terbuka, termasuk dalam berkompetisi. Oleh karena itu, skill sangat penting dimiliki oleh kader PMII, karena ketika tidak memiliki skil, maka sulit untuk eksis di era yang cepat berubah ini,” tutur pemuda kelahiran 5 Oktober 1991 silam itu.

Bahkan, lanjutnya, aktivis sekalipun namun tanpa dimodali skill mumpuni ketika kembali ke masyarakat, maka gerakannya selama menjadi pegiat organisasi idak akan berguna. Sebaliknya, akan dipandang sebagai mahasiswa gagal oleh masyarakat.

“Skill bidang apa saja harus dimiliki kader PMII, tidak hanya di Probolinggo tetapi seluruhnya. Termasuk menjadi ahli ekonomi, pertanian, kesehatan dan lain sebagainya,” ujar aktivis yang terpilih sebagai Ketum PB PMII dalam Kongres Ke-XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, Maret lalu.

Sementara itu, Ketua Mabincab PC PMII Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar dalam sambutanya ‘menyentil’ tema pelantikan ‘Mempertahankan PMII di Era Inovasi’, yang dinilainya kurang tepat.

“Di era sekarang, pelantikan PC PMII Probolinggo ini tema yang disajikan seharusnya bukan lagi harus mempertahankan PMII, tetapi mengembangkan PMII, karena memang situasi dan kondisinya menuntut semua berkembang,” tutur Bahtiar. (*)


Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris

4 April 2025 - 10:40 WIB

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Trending di Pendidikan