Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 22 Des 2021 16:27 WIB

Sidak Nataru, Ketersediaan Sembako di Kraksaan Aman


					Sidak Nataru, Ketersediaan Sembako di Kraksaan Aman Perbesar

PROBOLINGGO,- Kepolisian Resort (Polres) Probolinggo mengecek ketersediaan sembako di pusat pembelanjaan tepatnya di Diva Swalayan, Kecamatan Kraksaan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hasilnya, ketersediaan sembako dipastikan aman.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya juga meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) di tempat berkerumunannya warga, baik di swalayan atau pun tempat wisata.

“Jelang Nataru ini, kami memantau ketersediaan sembako di Swalayan Diva ini. Untuk harga sembako tidak terlalu signifikan sehingga masih kategori aman, seperti minyak, gula dan beras. Penerapan prokes juga diperketat oleh pihak berwenang,” kata Arsya.

Sementara untuk tempat wisata, lanjut Arsya, pihaknya juga memantau wisata Pantai Bohay di Desa Binor, Kecamatan Paiton. Pengelola tempat wisata diingatkan tidak sedikit pun lengah dalam penerapan prokes terlebih bagi pengunjung dari luar.
“Ketentuannya dari pemerintah menjelang libur Nataru, sudah dilaksanakan baik oleh pengelola wisata dengan membatasi jumlah kunjungan dan tidak lebih dari 50 persen pengunjung. Karena itu kami minta terus perketat prokes kunjungan,” tutur Arsya.

Sementara itu, Manager Diva Swalayan Kraksaan, Rudi Rizaldi mengatakan, penerapan prokes tidak perlu diragukan kembali. Tidak hanya bagi para pengunjung saja, menurut dia, karyawan yang abai prokes bahkan tidak diperkenankan masuk.

“Lebih baik saya berdebat dengan pengunjung yang abai dalam menerapkan prokes daripada harus ditegur sama pihak penegak hukum. Oleh karena itu, menjelang Nataru ini, prokes tetap kami perketat, begitu juga kunjungan, kalau sembako harga dan stok masih aman,” ujar Rudi. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi