Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 16 Jan 2022 17:38 WIB

Alokasi Pupuk Urea Bersubsidi untuk Probolinggo Berkurang 1.845 Ton


					Alokasi Pupuk Urea Bersubsidi untuk Probolinggo Berkurang 1.845 Ton Perbesar

PROBOLINGGO,- Tahun 2022, Kabupaten Probolinggo mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 98.076 ton. Akan tetapi, angka pupuk urea bersubsidi yang diperoleh tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun 2021.

Rinciannya, untuk pupuk urea sebesar 33.890 ton, pupuk ZA sebesar 19.515 ton, pupuk SP-36 sebesar 10.297 ton, pupuk NPK sebesar 21.703 ton dan pupuk organik padat sebesar 12.671 ton. Jumlah ini masih ditambah pupuk organik cair sebanyak 23.254 liter.

Jika dibandingkan dengan alokasi tahun 2021, alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 35.735 ton. Sementara tahun ini hanya mendapatkan alokasi 33.890 ton atau berkurang sebanyak 1.845 ton. Sedangkan untuk pupuk jenis lainnya masih dibilang masih setara tahun lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan, pupuk urea tahun ini berkurang. Berkurangnya pupuk tersebut kemungkinan karena pasokan pupuk urea dari provinsi berkurang.

“Tapi biasanya nanti akan bertambah jika ada kekurangan melalui realokasi antar kabupaten/kota di Jawa Timur. Biasanya dalam setahun bisa realokasi hingga tiga kali. Tapi untuk informasi awal memang ada pengurangan jumlah pupuk,” kata Mahbub, Minggu (16/1/2022).

Jika dengan berjalannya waktu, setelah realokasi setiap kecamatan, ada wilayah yang kekurangan, lanjut Mahbub, maka pihaknya akan melakukan realokasi antar distributor dalam daerah atau antar kecamatan di luar distributor untuk memenuhi kebutuhan petani.

“Nanti kami akan realokasi jika memang ada wilayah (Kabupaten Probolinggo) yang dirasa kekurangan. Tidak hanya pupuk urea saja. Semua jenis pupuk bersubsidi, nantinya,” ungkap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat ini. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan