Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 2 Mar 2022 13:08 WIB

Cuaca Buruk, Nelayan Libur Melaut


					Cuaca Buruk, Nelayan Libur Melaut Perbesar

Kraksaan,- Para nelayan di Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kini harus menganggur. Cuaca buruk membuat mereka tak berani melaut sehingga kapal-kapal yang biasa digunakan untuk menangkap ikan diparkir.

Nelayan asal Desa Kalibuntu, Supriyadi mengaku ia sudah hampir sepekan tidak melakukan aktivitas menangkap ikan. Penyebabnya, hampir setiap hari hujan yang disertai angin kencang.

Cuaca yang tidak bersahabat itu juga terjadi di perairan laut utara, tempatnya menangkap ikan. Ia menilai, jika nekad melaut maka resikonya sangat besar, bahkan nyawa taruhannya.

“Sekarang ini ombak besar mas, anginnya kencang, ombak bisa sampai 3 hingga 4 meter. Takut terjadi apa-qpa, makanya tidak melaut,” ungkapnya Supriyadi kepada PANTURA7.com dikediamannya.

Untuk mengisi waktu luang selama tidak melaut, Supriadi dan para nelayan di desa tersebut memperbaiki berbagai peralatan yang biasa digunakan ketika beraktivitas di laut.

Saat cuaca sudah kembali membaik, maka mereka sudah siap melaut. “Setiap harinya ya, cuma perbaiki jaring ikan, mesin, kapal sama alat alat yang lain,” curhat pria berusia 45 itu.

Rekan Supriyadi, Hartono mengatakan hal serupa. Menurutnya, mayoritas nelayan di desanya libur melaut. Alhasil, ia dan warga yang lain kehilangan penghasilan.

“Ya gimana dek, nelayan ini pekerjaan utamanya kita, kalau begini terus saya tidak tahuagi mau gimana, mau usaha yang lain juga repot,” ungkap dia.

Beruntung, lanjut hartono, hasil penjualan tangkapan ikan sebelumnya masih tersisa. Dana itulah yang ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama tidak melaut.

“Hampir seminggu ini sudah tidak ada penghasilan sama sekali, semoga saja cuaca lekas membaik,” harap Hartono. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : ALbafillah

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi