Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 13 Mar 2022 15:04 WIB

KH. Miftachul Akhyar Mundur dari MUI, Kiai Mutawakkil; Masih Diperlukan Umat


					KH. Miftachul Akhyar Mundur dari MUI, Kiai Mutawakkil; Masih Diperlukan Umat Perbesar

Probolinggo,- KH. Miftachul Akhyar menyatakan mundur sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama’ Indonesia (MUI). Menyikapi hal itu, Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur (Jatim) pun membuat surat Nota Keberatan yang diterbitkan Sabtu (12/3/2022) kemarin.

Melalui Nota Keberatan dengan nomor :A-13/DP-P/III/2022 tersebut, disampaikan bahwa MUI Jatim tidak setuju KH. Miftachul Akhyar mengundurkan diri sebagai Ketua Umum MUI. Berbagai pertimbangan melatarbelakangi keberatan ini.

Selain Surat Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Timur kepada Dewan Pimpinan MUI Nomor: 162/MUI/JTM/XII/2021 tertanggal 29 Desember 2021 tentang Permohonan kepada Ketua Umum MUI agar tidak mundur dari jabatannya, juga ada pertimbangan lainnya.

“Aspirasi di lapangan yang menunjukkan keberatan atas pernyataan pengunduran diri KH. Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Minggu, (13/2/2022).

Selain itu, sambung Pengasuh Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong Probolinggo ini, kepentingan kemaslahatan yang lebih besar bagi agama, bangsa dan negara jadi pertimbangan agar KH. Miftachul Akhyar tidak jadi mundur.

“MUI masih memerlukan sosok KH. Miftachul Akhyar untuk jabatan Ketua Umum, yang mumpuni, mampu merekatkan dan memperkuat persatuan serta kesatuan umat dan bangsa,” ungkap mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini.

Seperti dikutip dari Kompas.com, pernyataan pengunduran diri KH. Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI dinyatakan ketika Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu memberikan pengarahan dalam rapat gabungan di salah satu kampus di Bogor, Jawa Barat Rabu (9/3/22) lalu.

Banyak pihak menyebut jika pernyataan mundur kiai kelahiran 30 Juni 1953, di Kediri, Jawa Timur itu, lantaran ia ingin memfokuskan diri di Nahdlatul Ulama (NU). (*)

 

Editor : Efendi Muhammad

Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan