Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 17 Mar 2022 18:13 WIB

Warga dan Wisatawan Bromo Diingatkan Waspada Titik Rawan Longsor


					Warga dan Wisatawan Bromo Diingatkan Waspada Titik Rawan Longsor Perbesar

Probolinggo – Dalam dua pekan terakhir, akses jalan menuju Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo dua kali terganggu tanah longsor. Meski ada korban, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengimbau, warga dan wisatawan agar berhati- hati saat melintas kawasan rawan longsor mengingat hingga saat ini masih berlangsung musim hujan.

Hal tersebut di sampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng Supri Sayoga. Dikatakan longsor yang kedua terjadi di wilayah Desa Wonomerto karena wilayah tersebut diguyur hujan cukup lama.

“Kami mengimbau kepada warga serta wisatawan yang melintas di titik rawan longsor khususnya saat hujan apalagi hujan dengan intensitas lama, untuk sementara berhenti di tempat aman menunggu hujan reda. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan,” ujarnya.

Selain itu, musim hujan masih akan terjadi hingga akhir bulan Maret 2022. Hal tersebut diketahui dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), di mana puncak musim hujan terjadi pada bulan Februari 2022. Hal ini di pengaruhi oleh badai yang terjadi di wilayah Australia, sehingga berdampak kepada musim hujan yang terjadi.

“Kami berharap, akhir bulan Maret ini musim hujan sudah berakhir, namun demikian petugas akan selalu siap jika terjadi bencana baik itu tanah longsor, maupun bencana apapun yang terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo, di samping destana-destana (desa tahan bencana, Red.) yang juga telah siap mengahadapi bencana di wilayahnya,” imbuh Sugeng. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan