Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Hukum & Kriminal · 22 Mar 2022 18:56 WIB

Jelang Ramadhan, Polisi Siap Buru Penimbun Minyak Goreng


					Jelang Ramadhan, Polisi Siap Buru Penimbun Minyak Goreng Perbesar

Probolinggo,- Kelangkaan minyak goreng (migor) di Kabupaten Probolinggo menjadi atensi pemerintah dan kepolisian setempat. Untuk itu, Polres Probolinggo membentuk tim pendeteksi minyak goreng (migor) guna mengawasi proses distribusi di Probolinggo terutama menjelang Ramadhan.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, sudah menyiapkan tim pendeteksi untuk mengantisipasi penimbunan migor menjelang Ramadhan, meskipun di wilayah hukumnya tidak ada perusahaan industri migor.

“Di Kabupaten Probolinggo tidak ada perusahaan industri migor. Yang ada hanya distributor milik perusahaan migor. Karena itu, tim pendeteksi bertugas mengawasi kedatangan migor dari industri ke distributor. Memang ada keterlambatan pengiriman,” kata Arsya, Selasa (22/3/2022).

Kelangkaan minyak, menurut Arsya, sejatinya itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Probolinggo melainkan di seluruh Indonesia. Sementara di setiap daerah jumlah kebutuhan dengan ketersediaan migor tidak sama, ada yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak.

“Dengan dibentuknya tim pendeteksi ini kami harap dapat memantau dan mengawasinya jika ditemukan pelanggaran proses distribusi migor. Dan nantinya jika ditemukan pelanggaran, yang jelas dan pasti akan kami tindak,” tutur perwira kelahiran Aceh ini.

Selain membentuk tim khusus pendeteksi, lanjut Arsya, dalam waktu dekat sebelum masuk Ramadhan, pihaknya bersama Pemkab Probolinggo juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengantisipasi kelangkaan migor.

“Kami juga bakal mencari pelanggaran alokasi migornya, akan dicek apakah penimbunan atau tidak. Operasi pasar juga akan dilakukan dengan pemerintah, ya karena memang ketika Ramadhan, kebutuhannya akan meningkat,” tutur Arsya. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga

6 April 2025 - 20:22 WIB

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Trending di Hukum & Kriminal