Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Berita Pantura · 28 Mar 2022 19:26 WIB

Minimalisasi Korban Jiwa Laka Lantas dengan PPGD 


					Minimalisasi Korban Jiwa Laka Lantas dengan PPGD  Perbesar

Probolinggo,- Satlantas Polres Probolinggo berupaya meminimalisasi angka korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Terlebih lagi, dalam rangka memberikan pertolongan pertama bagi korban lakalantas baik ringan hingga berat.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan, memang yang paling sangat diperlukan ketika mendapati korban kecelakaan adalah pertolongan pertama dan dalam hal tersebut juga perlu kemampuan mumpuni ketika berhadapan dengan korban.

Sejatinya, kata Dadang, pemberian pertolongan pertama itu bisa dilakukan oleh siapapun, tidak hanya oleh anggota lalulintas saja. Namun, perlu diperhatikan, pertolongan bisa saja menyebabkan suasana makin tidak kondusif ketika tak sesuai peruntukannya.

“Oleh karena itu, kami bekerjasama dengan pihak RSUD Waluyo Jati untuk memberikan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada anggota, terlebih anggota yang bertugas di Polsek jajaran, karena biasanya merekalah yang mendengar informasi laka,” kata Dadang, Senin (28/3/2022).

Dalam pelatihan PPGD tersebut, lanjut Dadang, anggotanya diberikan pemahaman oleh petugas medis bagaimana ketika menangani korban laka saat ambulans belum sampai ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), sehingga kondisi korban sedikit bisa terbantu.

“Nah kalau tidak tahu mekanisme untuk memberi pertolongan pertama ini bisa fatal nantinya bagi si korban dan tidak menutup kemungkinan bisa saja menyebabkan meninggal dunia. Sehingga pelatihan ini diharapkan mampu mengurangi angka korban jiwa,” ungkap Dadang.

Nantinya, sambung Dadang, Pelatihan PPGD ini tidak hanya diberlakukan bagi anggotanya saja, melainkan jangka panjangnya akan menyasar ke tiap-tiap desa di wilayah hukum Polres Probolinggo. Sehingga, masyarakat juga bisa mengetahui mekanisme pertolongan pertama.

“Contoh yang paling sering terjadi di lapangan ketika ada korban yang hanya pingsan ketika kecelakaan tapi langsung diberikan air minum. Itu sangat fatal, karena bisa saja hal itu mencegah korban makin kesulitan bernapas, sehingga yang seharusnya hanya mengalami luka ringan bisa meninggal dunia,” tutur Dadang. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura