Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Berita Pantura · 7 Apr 2022 18:27 WIB

Segerombolan Pemuda di Kantor Bupati Dikeluhkan Warga


					Segerombolan Pemuda di Kantor Bupati Dikeluhkan Warga Perbesar

Kraksaan,- Kurangnya pengamanan di setiap momen ngabuburit dijadikan kesempatan bagi para pemuda di Kecamatan Kraksaan. Pasalnya, setiap sore selama bulan Ramadhan di depan Kantor Bupati Probolinggo ramai dengan sepeda motor modifikasi balap.

Bahkan, hal tersebut sampai dikeluhkan oleh warga yang setiap sorenya hendak pergi atau melintas di sekitar Alun-alun Kota Kraksaan. Sebab, tidak hanya parkir di depan kantor bupati saja, akan tetapi mereka mengganggu arus lalu lintas dan suara bising knalpot brong.

“Sudah sejak awal puasa sudah ramai kalau sore hari, jika hanya nongkrong biasa siapa sih yang mau ngelarang atau merasa terganggu, tapi yang dikeluhkan suara bising knalpotnya. Kadang juga sampai bikin arus lalu lintas macet,” kata Firman, penjaga warung sekitar, Kamis (7/4/2022).

Sejatinya, lanjut Firman, mereka hanya akan diam diparkirannya ketika ada petugas baik dari Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), atau Dinas Perhubungan (Dishub) atau kepolisian datang memantau Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sekitar.

“Udah kayak nongkrong seperti biasanya kalau ada petugas datang, baru kalau petugas sudah pergi langsung kebut-kebutan. Kasihan juga lihat kalau seperti itu, khawatir apes juga. Apalagi ini momentum bulan Ramadhan,” ungkap pria asal Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan ini.

Senada dengan Firman, Khoirul Umam mengaku, kesal setiap kali melintas di sekitar Alun-alun Kota Kraksaan saat hendak mencari takjil dan menu buka puasa atau berkunjung ke alun-alun. Sebab, adanya gerombolan pemuda di kantor bupati sangat mengkhawatirkan.

“Kalau hanya nongkrong atau ngabuburit biasa tidak masalah, tapi kalau sampai ngetes suara knalpot brongnya itu yang sangat menggangu. Ya ke depannya semoga cepat diperhatikan oleh pihak kepolisian atau Satpol PP,” ujar Umam. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura