Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Olahraga · 11 Apr 2022 18:51 WIB

Ngabuburit’, Atlet Paramotor Latihan Bebas di Pelabuhan Perikanan


					Ngabuburit’, Atlet Paramotor Latihan Bebas di Pelabuhan Perikanan Perbesar

Probolinggo – Sejumlah atlet paramotor dari beberapa daerah menggelar latihan terbang bebas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPPP) Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu sore (10/4/2022). Selain meningkatkan skil terbang, para atlet tersebut juga menghabiskan waktu menunggu magrib (ngabuburit).

Pemandangan langit PPP Mayangan berbeda dari sebelumnya. Sejumlah atlet paramotor terlihat mengudara. Meski angin bertiup cukup kencang, sejumlah paramotor ini tetap berhasil mengudara, bahkan beberapa kali mengitari wilayah pelabuhan.

Beberapa atlet paramotor yang menggelar latihan ini selain dari Kota Probolinggo, juga dari beberapa kota sekitar, yakni Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Madiun. Ada dua jenis paramotor yang digunakan para atlet, yakni Footlaunch dan Wheellaunch, dimana perbedaannya yakni pada mesin yang digendong dan diletakkan.

Salah satu atlet paramotor asal Kanigaran, Kota Probolinggo, Ade Syarif Hakim (17) mengaku, jika hanya ingin bisa terbang saja hanya butuh waktu dua minggu. Namun untuk bisa ahli membutuhkan waktu dan latihan cukup lama.

“Untuk kendala saat latihan lumayan banyak, mulai cuaca hujan hingga angin kencang. Sehingga ketika hendak latihan, pasti saya dan atlet lain melihat kondisi di lokasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Berlatih di PPP Mayangan, merupakan hal tantangan baru bagi Ade. Pasalnya, angin yang bertiup cukup kencang dan dibutuhkan skill dan perhitungan yang cukup untuk dapat terbang.

“Latihan di pelabuhan ini selain menunggu waktu magrib, juga menghibur para warga yang sedang ngabuburit di pelabuhan, selain itu, bisa terbang di PPP Mayangan seperti superhero,” imbuhnya.

Sementara, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin berharap agar lebih banyak lagi atlet Kota Probolinggo yang bermain paramotor ini. Sehingga ke depan akan ada even skala nasional di Kota Probolinggo.

“Saya berharap atlet paramotor di Probolinggo bertambah banyak, sehingga dengan banyaknya atlet ini, kami dapat menggelar even skala nasional,” ujarnya. (*) 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pocari Sweat Run 2025 Bakal Digelar di Sirkuit Mandalika Lombok, Menpora Dito Berikan Apresiasi

12 Maret 2025 - 11:07 WIB

Hempaskan Perlawanan Sugeng Nufindarko, Zulfikar Imawan Nakhodai KONI Kota Probolinggo

27 Februari 2025 - 21:37 WIB

Satria Pandita Jadi Juara Umum Kejuaraan Bupati Lumajang Archery Tournament 2025

23 Februari 2025 - 21:38 WIB

Duel Sengit Bursa Caketum KONI Kota Probolinggo, Sugeng Nufindarko Tantang Zulfikar Imawan

21 Februari 2025 - 21:17 WIB

Banyak Prestasi, DPRD Lumajang Minta Pemkab Lebih Perhatikan Para Atlet

20 Februari 2025 - 14:21 WIB

Sebanyak 472 Atlet se-Jatim Ikuti Bupati Lumajang Archery Tournament

19 Februari 2025 - 19:15 WIB

Tiga Atlet Sepeda Kota Probolinggo Sabet Medali dalam Tour of Kemala Yogyakarta 2025

18 Februari 2025 - 20:03 WIB

Bursa Caketum KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan Diprediksi Duel dengan Sugeng Nufindarko

14 Februari 2025 - 09:29 WIB

Persekabpas Dipecundangi Tornado FC di Kandang, Suporter Ricuh

13 Februari 2025 - 22:08 WIB

Trending di Olahraga