Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 4 Mei 2022 16:43 WIB

DLH Kab. Probolinggo Dikecam, Baru Buang Sampah Setelah 2 Pekan Menggunung


					DLH Kab. Probolinggo Dikecam, Baru Buang Sampah Setelah 2 Pekan Menggunung Perbesar

Kraksaan,- Selama dua pekan terakhir, tumpukan sampah menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Bahkan, tumpukan sampah meluber hingga ke badan jalan. Selain meluber, aroma tidak sedap juga muncul dari tumpukan sampah.

Alhasil, sejumlah pengguna jalan yang melintas di jalur alternatif pantura itu terpaksa harus menutup hidung untuk menghindari menghirup bau menyengat.

“Ya, sampah itu memang sudah hampir dua minggu. Dari Senin (25/4/22) itu sudah menumpuk,” kata Kholil, warga sekitar TPS.

Menurutnya, sampah tersebut menumpuk dan tidak diangkut karena petugas yang biasa mengangkut sampah sedang libur tugas. Padahal volume sampah kian meningkat seiring meningkatnya aktivitas warga menjelang lebaran.

“Ya dari lebaran kurang satu minggu, sampah itu sudah menumpuk. Sayankira, sampah itu mau dibersihkan setelah hampir hari raya, ternyata sampai lebaran sampah itu masih ada,” paparnya.

Warga lainnya, Saham membenarkan bahwa tumpukan sampah tersebut telah terjadi sejak Senin (25/4/22) lalu. Namun baru diangkut hari ini, Rabu (4/5/22) atau setelah dua pekan menggunung.

Ia menilai, tumpukan sampah seharusnya bisa diantisipasi oleh pihak terkait saat perayaan hari besar keagamaan, khususnya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

“Masyarakat disini terganggu karena bau sampah itu tidak enak, jadi sarang lalat dan dikerumuni domba. Saya harap ada solusi agar saar lebaran tahun depan, tidak terjadi tumpukan sampah yang mengganggu aktifitas masyarakat seperti kemarin,” harapnya. (*) 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan