Menu

Mode Gelap
Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

Berita Pantura · 19 Mei 2022 16:34 WIB

Banjir Rob- Gelombang Tinggi Terjang Pelabuhan Perikanan


					RUSAK: Kondisi jalan akibat diterjang banjir rob, (Foto: Hafiz Rozani). Perbesar

RUSAK: Kondisi jalan akibat diterjang banjir rob, (Foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo – Tidak hanya melanda wilayah Kabupaten Probolinggo, banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga menerjang wilayah Kota Probolinggo. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo misalnya, diterjang banjir rob disertai gelombang tinggi, Kamis (19/5/2022).

Air laut pun naik hingga menggenangi badan jalan menuju tempat berlabuhnya kapal dan perahu di PPP Mayangan. Petugas pun mengimbau, para nelayan tetap waspada saat melaut.

Pantauan PANTURA7.com, air laur mulai naik hingga membanjiri area PPP Mayangan sejak sekitar pukul 12.00. Akibatnya, jalan yang menuju tempat parkir, hingga tempat warga berkumpul digenangi air laut.

Tak hanya itu, banjir rob yang menerjang pelabuhan juga disertai gelombang tinggi dan angin kencang. Sehingga, banjir rob yang terjadi seperti badai yang melanda.

“Banjir rob yang menerjang Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan ini baru kali ini terbesar. Sebelumnya, jika air laut pasang tidak sampai naik ke area jalan, akibatnya pekerjaan memperbaiki kapal terganggu,” ujar salah satu pekerja kapal, Holil.

Fenomena alam ini juga membuat kapal perahu hingga kapal pencari ikan terlihat seperti terhantam gelombang tinggi.

Sementara terkait banjir rob ini, anggota Pos Kamladu Mayangan, Kopda Yasien Latif mengatakan, dengan adanya banjir rob, masyarakat pesisir pantai diharapkan waspada dan hati-hati.

“Meskipun belum ada laporan dampaknya terhadap nelayan, namun kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar nelayan dapat selalu memberikan imbauan untuk berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan di laut,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan