Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 8 Jun 2022 18:55 WIB

12 Hari, 32 Pelaku Kriminal Dibekuk, Didominasi Kasus Premanisme


					12 Hari, 32 Pelaku Kriminal Dibekuk, Didominasi Kasus Premanisme Perbesar

Pajarakan,- Hanya dalam kurun waktu kurang dari dua pekan tepatnya 12 hari, Kepolisian Resort (Polres) Probolinggo mengamankan sebanyak 32 pelaku tindak kejahatan. Mereka diamankan melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), yang paling menonjol kasus premanisme, disusul tiga kasus perjudian.

Sementara kasus lainnya, street crime atau kasus pencurian disertai kekerasan (curas) dan minuman keras (miras) dan narkoba masing-masing dua kasus. Selain itu, kasus prostitusi serta bahan peledak (handak) masing-masing satu kasus.

Dari seluruh kasus tersebut, 32 pelaku dibekuk. Terinci, premanisme dan judi lima pelaku, handak satu pelaku, narkoba tujuh tersangka, street crime dan miras sama-sama dua pelaku. Terakhir prostitusi dengan sebanyak 10 pekerja diamankan korp berseragam coklat itu.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, mengapresiasi kinerja dari anggota beserta polsek jajaran dalam Operasi Pekat. Karena dalam target 14 kasus yang harus diungkap, justru mengungkap sebanyak 22 kasus sehingga melampaui target operasi.

“Kami sangat mengapresiasi, karena target kami dalam operasi pekat ini tidak berkurang akan tetapi malah melebihi target. Semoga dengan diamankan tersangka, dapat menjaga kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban masyarakat),” kata Arsya, Rabu (8/6/2022).

Didominasinya kasus premanisme dalam Operasi Pekat, Arsya mengimbau, agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya terlebih jika hendak bepergian di malam hari dan melintasi jalan-jalan sepi yang memang disitu kerap terjadi tindakan kriminal.

“Karena pelaku ini menargetkan korbannya ketika benar-benar lengah, apalagi jika seorang diri. Oleh karena itu, waspada dan usahakan kalau bepergian malam hari tidak seorang diri apalagi akan melintas di jalan-jalan sepi yang jadi titik rawan,” ungkap Arsya. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal