Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Wisata · 12 Jun 2022 00:09 WIB

Eksotika Bromo Kembali Digelar, Suguhkan Tarian Khas Daerah hingga Kidung Tengger 


					Eksotika Bromo Kembali Digelar, Suguhkan Tarian Khas Daerah hingga Kidung Tengger  Perbesar

Probolinggo,- Festival Eksotika Bromo kembali digelar di lautan pasir Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Sabtu-Minggu (11-12/6/22) sore. Sejumlah tarian khas daerah hingga kolosal kidung tengger disajikan dalam event ini.

Beberapa kesenian tari yang tampil di hari pertama, diantaranya Rampak Jaranan WBTB Jawa Timur, Rampak Barong Tengger dan Reyog Sardulo Djojo. Meski tampil dibawah cuaca dingin, tak mempengaruhi penampilan para penari.

Tak hanya itu, ribuan penonton tampak terlihat menyaksikan event tahunan itu. Eksotisme yang disajikan penari, tak ketinggalan memantik para fotografer untuk mengabadikan.

Dirjen Event Daerah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Reza Pahlevi mengatakan, Gunung Bromo selain bagus wisata alamnya, event yang diadakan juga cukup eksotik karena mengangkat nilai-nilai budaya daerah.

“Kita berharap dengan event ini, selain lebih mempromosikan wisata di Gunung Bromo, juga memberdayakan UMKM baik perajin batik hingga kuliner sehingga dapat lebih baik,” ujar Reza.

Reza menyebut, event ini dapat digelar setiap tahun, sehingga dapat mendatangkan wisatawan yang lebih banyak di kawasan wisata Gunung Bromo.

“Dengan banyaknya event digelar serta penerbangan domestik yang tidak lagi menggunakan rapid tes, kedepan destinasi wisata di seluruh Indonesia akan kembali bangkit dan normal,” imbuh dia.

Pada hari pertama, festival ditutup dengan pagelaran sendratari kolosal kidung Tengger. Sendratari ini menceritakan Joko Seger dan Roro Anteng yang ingin memiliki anak, yang kemudian berjanji akan mengorbankan anaknya jika dikemudian hari memiliki anak.

Namun, setelah pasangan suami-istri itu dikaruniai anak sejumlah 25 orang, timbul rasa kasihan sehingga janji untuk mengorbankan anak akhirnya diingkari.

Namun janji itu terus ditagih oleh Sang Hyang Widi. Akhirnya, anak terakhir mereka yang bernama Raden Kusuma, terpaksa dikorbankan pada tanggal 15 bulan purnama, yang dikemudian hari dikenal dengan istilah Kasada (Larung Sesaji ke dalam kawah Bromo).

Pemeran Roro Anteng, Ocvalika Harlis Natasya (20) mengaku cukup antusias untuk memerankan sosok Roro Anteng dalam drama kolosal khas warga Tengger itu.

Dara asal Surabaya ini mengatakan, terlibat dalam sendratari kolosal berarti ikut melestarikan budaya daerah. Meski harus berlatih selama 2 hari, namun tak menyurutkan semangatnya mendalami karakter Roro Anteng.

“Saya sempat mendalami dan terbawa karakter, karena Roro Anteng dalam cerita itu sangat mencintai anaknya yang terakhir, Raden Kusuma. Senang dalam kolosal ini, saya dapat memerankan Roro Anteng dengan sempurna,” girangnya. (*) 

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

4 April 2025 - 21:19 WIB

Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

4 April 2025 - 13:39 WIB

Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga

3 April 2025 - 20:02 WIB

Libur Lebaran, Jasa Penitipan Kucing di Kota Probolinggo Laris Manis

2 April 2025 - 13:04 WIB

Empat Keistimewaan The Bentar Beach, yang Wajib Dinikmati saat Libur Panjang Lebaran

2 April 2025 - 12:55 WIB

Liburan di Kali Pinusan Pilihan Tepat Bersantai Bersama Keluarga

2 April 2025 - 12:35 WIB

Nyepi hingga Idul Fitri, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup

30 Maret 2025 - 15:09 WIB

Wisata Bromo Diminta Tetap Buka Saat Idul Fitri, Gus Haris Turun Tangan

27 Maret 2025 - 03:47 WIB

Hari Ini Dibuka, Istilahnya Bukan Lagi Grojogan Sewu, tapi Tumpak Sewu yang Dikenal Mancanegara

14 Maret 2025 - 12:26 WIB

Trending di Wisata