Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 13 Jun 2022 15:34 WIB

Blusukan ke Kandang Sapi, Walikota Pantau PMK


					MEMANTAU: Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidn blusukan ke kandang dan berbincang-bincang dengan sejumlah peternak sapi di Kota Probolinggo. Perbesar

MEMANTAU: Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidn blusukan ke kandang dan berbincang-bincang dengan sejumlah peternak sapi di Kota Probolinggo.

Probolinggo – Meningkatnya sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi atensi Pemkot Probolinggo. Untuk memastikan penanganan sapi yang terjangkit PMK serta melihat kondisi sapi, Walikota Habib Hadi Zainal Abidn mendatangi dan melihat sapi di beberapa kandang peternak, Senin (13/6/2022).

Sejumlah kandang didatangi Walikota beserta Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kota Probolinggo. Walikota blusukan ke kandang dan berbincang-bincang dengan sejumlah peternak.

Rata-rata, sapi yang terkena PMK ini sudah mendapat perawatan dan dalam masa penyembuhan. Selain mendapat perawatan dari petugas Dispertahankan, pemilik sapi juga melakukan perawatan ekstra. Salah satunya pemberian jamu campuran kunyit dan beberapa bahan lain.

“Kami melalui Dispertahankan terus melakukan pendataan kepada sapi-sapi yang terjangkit PMK. Sehingga kami dapat melakukan penanganan dan alhamdulillah, dari data Dispertahankan, sudah banyak sapi yang sembuh, serta sapi yang dalam proses penyembuhan,” ujar Habib Hadi.

Sementara itu Dispertahankan melaporkan, jumlah sapi yang positif PMK di Kota Probolinggo mencapai sekitar 600 ekor. Jumlah sapi yang sembuh mencapai sekitar 200 ekor dan serta dua sapi dilaporkan mati.

Sedangkan 400 sapi lainnya dalam penanganan hingga dalam proses penyembuhan.

Tak hanya memantau sapi yang terjangkit PMK, walikota juga memberikan cairan disinfektan kepada peternak. Hal itu sebagai upaya pencegahan penularan PMK, sambil menunggu obat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pemkot Probolinggo sudah membentuk tim satgas yang nantinya mengambil alih untuk penanganan PMK. Sehingga ke depan dapat meringankan beban peternak khususnya dalam pengobatan terhadap sapi yang terjangkit PMK,” imbuh walikota.

Sementara, salah satu peternak sapi asal Kelurahan Sukoharjo, Andre mengatakan, sejak empat ekor sapinya terpapar PMK, ia harus mengeluarkan biaya ekstra setiap harinya sekitar Rp80 ribu untuk pengobatan dan jamu sapinya.

“Berawal satu ekor yang terjangkit, tak lama kemudian tiga sapi saya lainnya juga terjangkit. Atas saran dan pengobatan dokter hewan Dispertahankan, alhamdulillah tiga ekor sapi saya sudah mulai membaik. Tinggal satu ekor yang masih dalam kondisi parah,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi